Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Banyak Anggota Koperasi di Denpasar Tarik Dana Saat Pandemi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Meskipun diterpa pandemi, kondisi Koperasi di Denpasar masih mampu beroperasional dengan normal. Meski ada beberapa penarikan-penarikan yang dilakukan para anggota koperasi.
Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, Senin (19/10) di Denpasar.
"Secara umum dari total koperasi yang aktif sebanyak 904 di kota Denpasar astungkare masih biasa aja. Walaupun disana sini ada penarikan," jelasnya.
Dalam hal ini, lanjutnya, koperasi di Denpasar juga diimbau menjaga likuiditas koperasi agar tidak ada nasabah menarik dana secara besar-besaran atau berlebihan.
"Terkait dengan hal tersebut, saya sudah keluarkan surat edaran kepada pengurus dan anggota koperasi untuk tetap menjaga kekompakan koperasi dan memberikan kemudahan kepada anggota berupa relaksasi dan restrukturisasi," paparnya di sela-sela memberi pelatihan terkait pengembangan usaha di masa pandemi Covid-19.
Misalnya, ia memberikan contoh seperti salah satu caranya adalah dengan memberikan stimulus kepada koperasi dari propinsi selama 3 bulan. Selanjutnya dari pusat memberikan pinjaman bunga murah lewat dana bergulir dan subsidi bunga.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2748 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun