Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Satpol PP Buleleng Tutup Paksa Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh
BERITABALI.COM, BULELENG.
Satpol PP Kabupaten Buleleng kembali bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi di Kabupaten Buleleng.
Kali ini, usaha penyulingan daun cengkeh di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, yang telah disegel Satpol PP. Penutupan tersebut dilakukan karena pabrik itu telah melanggar Peraturan Bupati (Perbup) Buleleng Nomor 61 tahun 2012 tentang Penutupan Investasi di bidang Usaha Punyulingan Daun Cengkeh.
Selain itu, penutupan pabrik tersebut juga karena adanya laporan dari warga setempat karena asap yang dihasilkan dari pabrik tersebut dianggap menyebabkan polusi udara.
Sebelumnya, pemilik telah diberikan teguran dan diberikan Surat Pernyataan sebanyak tiga kali. Pabrik tersebut juga sempat ditutup. Namun pemilik pabrik tidak mengindahkan hal tersebut. Selang tiga hari, pemilik kembali membuka segel tersebut dan melakukan aktivitas penyulingan. Dengan demikian, Rabu (21/10) pagi, Satpol PP mengambil tindakan tegas dengan menutup dan menyita barang bukti.
"Kami telah menyita 2 buah mesin pompa, 1 buah cangkul dan 1 buah skop, kami lakukan ini agar pemilik tidak melakukan aktivitas kembali," Ungkap Kasatpol PP Buleleng Drs. I Putu Artawan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.
Artawan menjelaskan, selain menjalankan penegakan Perbup 61 tahun 2012, penutupan ini juga dilakukan untuk menindaklanjuti laporan warga.
"Kami ingin masyarakat merasa nyaman, kemudian pelaku usaha tersebut harus melengkapi izin dan tempat usaha di saat melakukan aktvitas penyulingan," Tuturnya.
Artawan mengatakan, berkas penutupan usaha penyulingan ini akan dilimpahkan kepada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Ia menambahkan, setelah berkas ini diserahkan kepada PPNS, kemungkinan kasus ini akan sampai pada sidang tipiring.
"Besok kami akan serahkan kepada PPNS, karna sudah ada penyitaan barang bukti, kemungkinan akan dilakukan sidang tipiring. Kita tunggu keputusan dari PPNS," Imbuhnya.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan