Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
BRSUD Tabanan Tunggu Realisasi Bantuan Alat PCR
BERITABALI.COM, TABANAN.
Badan Rumah Sakit Umum Daerah (BRSUD) Tabanan menunggu realisasi janji pengadaan mesin PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk laboratorium pemeriksaan tes swab dari Pemerintah Provinsi Bali.
Direktur RSUD Tabanan dr I Nyoman Susila, Kamis (22/10) menyatakan, dalam rapat bersama Gubernur Bali belum lama ini memang ada penyampaian terkait rencana penambahan mesin PCR.
“Bapak Gubernur menjanjikan waktu rapat, dan kita sudah kirim surat ditujukan ke Gubernur Bali dan BNPB, semoga jadi dapat bantuan mesin lagi, kita masih menunggu informasi terbaru juga,” katanya Susila.
Saat ini BRSUD Tabanan sudah memiliki laboratorium PCR, mesinnya juga merupakan bantuan pemerintah Provinsi Bali sebelumnya yang baru mulai beroperasi bulan September 2020.
Hanya saja peruntukannya masih sebatas cukup untuk menguji spesimen (swab tes) pasien se-kabupaten Tabanan, baik itu yang menjalani perawatan di rumah sakit pemerintah sampai dengan rumah sakit swasta. Dan rata-rata sehari, setidaknya ada sekitar 60 sampel yang dilakukan pengujian.
“Cukup untuk kepentingan pasien se-Tabanan saja, kalau ditambah kontak tracing, jadi memang sedikit lambat hasilnya, karena sekali running 30 sampel, kalau 2 kali dalam sehari bisa 60 sampel,”ucapnya.
Pihaknya pun berharap, bantuan tambahan mesin PCR bisa segera terwujud untuk nantinya jika diperlukan tracing lebih luas lagi, tentunya memerlukan mesin yang lebih besar. Diakuinya dengan banyaknya mesin PCR, tentu saja hasil pengujian specimen (swab tes) pasien bisa diketahui dengan cepat.
Misalnya sampel masuk sebelum jam 09.00 WITA, maka siang atau sore, sudah akan diketahui hasilnya. Sehingga terhadap pasien bersangkutan bisa dilakukan penanganan kesehatan lebih lanjut. Begitupun, jika penambahan mesin PCR benar-benar sudah terealisasi yang otomatis jumlah sampel yang diuji mengalami peningkatan, penambahan staf untuk pengujian kemungkinan juga akan disiapkan.
“Kita liat nanti bagaimana kondisinya, jika pemeriksaaan banyak, dan staf yang ada kewalahan, tentu akan ditambah,” ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1978 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun