Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
BRSUD Tabanan Tunggu Realisasi Bantuan Alat PCR
BERITABALI.COM, TABANAN.
Badan Rumah Sakit Umum Daerah (BRSUD) Tabanan menunggu realisasi janji pengadaan mesin PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk laboratorium pemeriksaan tes swab dari Pemerintah Provinsi Bali.
Direktur RSUD Tabanan dr I Nyoman Susila, Kamis (22/10) menyatakan, dalam rapat bersama Gubernur Bali belum lama ini memang ada penyampaian terkait rencana penambahan mesin PCR.
“Bapak Gubernur menjanjikan waktu rapat, dan kita sudah kirim surat ditujukan ke Gubernur Bali dan BNPB, semoga jadi dapat bantuan mesin lagi, kita masih menunggu informasi terbaru juga,” katanya Susila.
Saat ini BRSUD Tabanan sudah memiliki laboratorium PCR, mesinnya juga merupakan bantuan pemerintah Provinsi Bali sebelumnya yang baru mulai beroperasi bulan September 2020.
Hanya saja peruntukannya masih sebatas cukup untuk menguji spesimen (swab tes) pasien se-kabupaten Tabanan, baik itu yang menjalani perawatan di rumah sakit pemerintah sampai dengan rumah sakit swasta. Dan rata-rata sehari, setidaknya ada sekitar 60 sampel yang dilakukan pengujian.
“Cukup untuk kepentingan pasien se-Tabanan saja, kalau ditambah kontak tracing, jadi memang sedikit lambat hasilnya, karena sekali running 30 sampel, kalau 2 kali dalam sehari bisa 60 sampel,”ucapnya.
Pihaknya pun berharap, bantuan tambahan mesin PCR bisa segera terwujud untuk nantinya jika diperlukan tracing lebih luas lagi, tentunya memerlukan mesin yang lebih besar. Diakuinya dengan banyaknya mesin PCR, tentu saja hasil pengujian specimen (swab tes) pasien bisa diketahui dengan cepat.
Misalnya sampel masuk sebelum jam 09.00 WITA, maka siang atau sore, sudah akan diketahui hasilnya. Sehingga terhadap pasien bersangkutan bisa dilakukan penanganan kesehatan lebih lanjut. Begitupun, jika penambahan mesin PCR benar-benar sudah terealisasi yang otomatis jumlah sampel yang diuji mengalami peningkatan, penambahan staf untuk pengujian kemungkinan juga akan disiapkan.
“Kita liat nanti bagaimana kondisinya, jika pemeriksaaan banyak, dan staf yang ada kewalahan, tentu akan ditambah,” ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan