Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Nakes Prihatin, Masyarakat Anggap RSU Negara Meng-Covid-kan Pasien
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Direktur RSU Negara dr I Gusti Bagus Oka Parwatha mengakui adanya stigma negatif masyarakat terhadap rumah sakitnya (RSU Negara-red) yang dinilai meng-Covid-kan pasien. Dan ini membuat tenaga kesehatan (nakes) merasa sedih dan prihatin.
"Masyarakat masih tetap belum paham bahwa kondisi saat ini adalah bencana wabah. Kita semua elemen harus bersatu mulai dari menyamakan persepsi juga bersama-sama menghadapi bencana wabah ini, karena tanpa kerja sama yang baik mustahil bencana dapat kita hadapi dengan baik," ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (26/10/2020).
Kendati demikian, ia tetap merasa bangga karena secara pribadi dan teman nakes lainnya di RSU Negara karena menjadi Kabupaten terbaik dalam penanganan Covid-19. Khususnya, dalam menekan korban meninggal dan penyebaran Covid-19.
Meski begitu, pihaknya tetap waspada karena sejauh ini tercatat sejumlah nakes di RSU Negara terpapar Covid-19 diantaranya; 3 analis, 1 bidan, 1 dokter, dan 1 perawat. Dari semuanya itu, hanya 1 yang terapapr di rumah sakit karena yang bersangkutan kurang disiplin saat melepas APD. Sementara yang lainnya terpapar di luar rumah sakit.
"Sejauh niki mereka baik-baik saja, sudah semua melewati isolasi dan perawatan di RSU dan sudah aman dan bisa bekerja kembali," ujarnya.
Ketika ditanya soal adanya nakes yang mencurahkan isi hatinya selama menangani Covid-19 karena sementara harus berpisah dengan keluarga, Oka Parwata mengatakan sejak awal mereka sudah paham risiko apa yang akan mereka hadapi.
"Mau tidak mau, suka tidak suka, mereka harus siap melaksanakan tugasnya sebagai nakes menangani Covid," tegasnya.
Namun justru yang menarik, ketika ditawarkan untuk dijadwalkan bergantian tugas, hampir sebagian besar menyatakan masih ingin tetap bertugas.
"Mereka semua selalu siap dengan sepenuh hati tanpa dipaksa untuk ditugaskan. Padahal sudah saya tawarkan untuk dirolling agar semua dapat bergantian," ujarnya sembari menambahkan sebanyak 30 hingga 40 nakes disediakan tempat tinggal sementara di hotel Jimbawarna.
Ia berharap agar wabah ini segera bisa teratasi sehingga tidak berdampak banyak korban lagi.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan