Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Beredar Video Aliansi Dokter Dunia, Ini Kata Ketua Satgas Covid
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Video yang beredar mengenai deklarasi Aliansi Dokter Dunia menyatakan bahwa pandemi Covid-19 hanya buatan dan tidak benar-benar ada.
Video berdurasi sembilan menit itu berisi pernyataan sekumpulan orang yang mengaku sebagai dokter dari berbagai rumah sakit di dunia, dan juga para akademisi.
Beredarnya video yang telah beredar di masyarakat Indonesia sejak beberapa hari lalu itu mendapat tanggapan dari Ketua Satgas penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito. Ia menegaskan bahwa pernyataan pada video itu mengandung misinformasi.
"Penting diketahui masyarakat bahwa konten yang disebarkan oleh Aliansi Dokter Dunia masuk dalam kategori misinformasi. Terdapat tiga bentuk misinformasi terkait Covid-19 (dalam video tersebut)," kata Wiku dalam webinar BNPB, Selasa (27/10/2020) dikutip dari Suara.com.
Ia memaparkan, misinformasi pertama terkait dengan keyakinan bersifat umum. Kedua, keyakinan terhadap teori konspirasi. Kemudian ketiga, keyakinan dari agama. Menurut Wiku, missinformasi bisa teridentifikasi dari pernyataan para ahli yang menyamakan Covid-19 dengan influenza.
"Penting diketahui penyebab dinamika transmisi dan akibat kedua penyakit tersebut sangat berbeda," tambahnya.
Satgas Penanganan Covid-19 mengingatkan masyarakat bahwa misinformasi dapat memengaruhi seseorang terhadap suatu informasi. Oleh karena itu, masyarakat harus evaluasi kredibilitas informasi yang diterima dan merujuk informasi tentang Covid-19 pada lembaga yang bisa dipercaya.
Wiku menyarankan agar masyarakat merujuk informasi terkait virus corona pada situs resmi Badan Kesehatan Dunia (WHO), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), juga Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Inggris atau CDC.
Sedangkan khusus di Indonesia, sumber terpercaya bisa didapatkan dari Kementerian Kesehatan dan Satgas Penanganan Covid-19.
"Saat ini upaya penanganan Covid mengalami kemajuan yang baik. Namun protokol kesehatan harus tetap dilakukan dengan disiplin dan kolektif," ujarnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan