Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
190 Peserta Ikuti Kejuaraan Esport di Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pertama kalinya kejuaraan resmi Olahraga Elektronik (Esport) digelar di Kota Pelangi Tabanan, Bali oleh Pengurus daerah (Pengda) Cabor Esport Tabanan yang bertajuk “Mobile Legends Offline Tournament”.
Kejuaraan berlangsung dua hari mulai 19 hingga 20 des 2020 bertempat di Warung Kopi M. Aboe Talib Kediri Tabanan.
Ketua Panitia Yudha mengatakan, kejuaraan diikuti 190 orang lebih yang terdiri dari 28 tim. Satu tim terdiri dari 7 orang 2 diantaranya adalah cadangan.
Kejuaraan resmi offline Esport yang pertama ini didukung oleh sponsor utama Bank BRI Cabang Tabanan dan Warung Kopi M. Aboe Talib memperebutkan hadiah total 3 juta rupiah.
“Kejuaraan ini kami harapkan bisa mewadahi potensi anak muda Tabanan,” ujarnya.

Turut hadir menyaksikan saat babak semi final dan final (20/12) dan langsung penyerahan hadiah, Ketua KONI Tabanan I Dewa Gede Ary Wirawan, Perwakilan BRI Pranathan Triatmojo, Ketua Pengda Esport Tabanan Putu Sunaryana, perwakilan Pengprov Esport Bali Made Adi dan udangan lainnya.
Dijelaskan oleh Ketua Pengda Esport Tabanan Putu Sunaryana, walapun kejuaraan digelar secara offline, tetapi jadwal pertandingannya diatur sedemikian rupa pagi hingga sore agar mengurangi kerumunan sesuai standar Protokol Covid-19.
Ketua KONI Tabanan I Dewa Ary Wirawan dalam sambutannya berharap Esport bisa menjadi wahana olahraga prestasi bagi anak muda Tabanan.
"Esport kini tercatat sebagai Cabor ke-40 yang bernaung di bawah KONI Tabanan dan kedepan diharapkan terus berkembang dan bisa lolos ke tingkat nasional seiring dengan perkembangan dunia virtual saat ini," ujarnya.
Olahraga elektronik mulai gencar diwacanakan di Indonesia sejak 4 tahun terakhir dan di Tabanan resmi menjadi anggota KONI sejak November 2020 lalu setelah induk organisasi terbentuk di tingkat Pusat (PB) dan Provinsi (Pengprov).
Saat ini seluruh Kabupaten/Kota di Bali sudah terbentuk kepengurusan, terakhir di kabupaten Karangasem.
Esport adalah jenis olahraga yang berangkat dari gaming, tetapi dalam perkembangannya muncul perbedaan antara gaming dengan Esport yaitu; gaming motivasinya hanya rekreasi sedangkan Esport dikelola profesional dengan aturan dan tim yang ketat dan standar layaknya olahraga lainnya.
Esport pun akhirnya menjadi wahana prestasi sekaligus untuk membentuk karakter generasi bangsa sesuai mandate UU No.3/2005 tentang sistem Keolahragaan Nasional dan sudah boleh dipertandingkan di kejuaraan resmi nasional/internasional seperti PON atau Sea Games.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan