Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sekda Adi Arnawa Hadiri Acara Pemelaspasan di Pura Luhur Uluwatu
BERITABALI.COM, BADUNG.
Seiring dengan rampungnya restorasi pelinggih di Pura Luhur Uluwatu yang termasuk Pura Sad Kahyangan dan merupakan salah satu cagar budaya, bertepatan dengan Redite Kilwon Wuku Watugunung, Sasih Kewulu, Minggu (24/1) dilaksanakan upacara pemelaspasan sebagai upaya penyucian.
Upacara Melaspas dipuput Ida Pedanda Arimbawa dari Griya Sari Tegal dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, Bendesa Adat Pecatu yang juga anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Camat Kuta Selatan Ketut Gede Artha, Pj. Perbekel Pecatu, Panglingsir Puri Agung Jro Kuta IGN Jaka Pratidnya (Turah Joko), para pemangku dan masyarakat setempat.
Selain di Pura Luhur Uluwatu, Upacara Melaspas juga dilaksanakan di Pura Beji Uluwatu, Pura Pererepan dan Pura Kulat. Pada kesempatan tersebut sebagai pemedek dan Krama Desa Pecatu Sekda Adi Arnawa mendapat kehormatan mundut Ida Betara untuk dilinggihkan (distanakan) pada salah satu pelinggih Meru di Pura Luhur Uluwatu.
Bendesa Adat Pecatu Made Sumerta mengatakan dilaksanakannya upacara Melaspas di Pura Luhur Uluwatu ini setelah dilakukannya restorasi, karena beberapa bangunan pelinggih dan prerai mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh cuaca alam. Dikatakan upacara melaspas tujuannya adalah untuk penyucian pura.
"Tentunya sebagai pengempon dan masyarakat Pecatu kami sangat berterima kasih dengan dukungan puri dalam hal ini Puri Agung Jro Kuta Denpasar dan Pemerintah Kabupaten Badung, sehingga restorasi di Pura Luhur Uluwatu dan beberapa Pura yang berkaitan erat dengan Pura Luhur Uluwatu di wilayah Pecatu dapat terlaksana. Hal ini sebagai bentuk komitmen dalam upaya melestarikan seni, adat, agama dan budaya yang telah menjadi salah satu prioritas program pembangunan di Kabupaten Badung," jelasnya.
Sementara itu Penglingsir Puri Agung Jro Kuta Turah Joko mengaku bersyukur restorasi beberapa bangunan pelinggih dapat diselesaikan dengan baik serta mengajak masyarakat dan pemedek untuk selalu ingat/eling dan ngrastiti bakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang berstana di Pura Luhur Uluwatu, tetap menjaga kebersihan pura dan ikut merawat pura dengan baik.
Terlebih Pura Luhur Uluwatu merupakan salah satu Pura Sad Kahyangan yang harus dijaga kesucian dan keasriannya agar para pemedek yang tangkil bisa melaksanakan persembahyangan dengan kusuk.
"Kami sangat bangga melihat bangunan Pura yang telah berhasil direstorasi dan dibangun kembali seperti semula. Mari kita kesucian Pura ini dengan baik agar nafas religiusnya terus dapat memancarkan aura positif bagi kita semua sebagai umatnya," ujarnya.
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan