Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Sambungan Air Rumah Tangga PDAM Tabanan Menurun
BERITABALI.COM, TABANAN.
Target sambungan air di Perusahaan Tirta Amerta Bhuana (PDAM Tabanan) menurun di tengah pandemi Covid-19. Penurunan jumlah sambungan tersebut sudah terlihat sejak bulan Oktober 2020. Biasanya rata-rata sambungan sebulan mencapai 100, kini menjadi 47.
Kepala Bagian Hubungan dan Langganan Perumda Tirta Amertha Bhuana Budi Gunawan didampingi Kasubag Humas Perumda Air Minum Tirta Amertha Bhuana, Agus Sanjaya mengatakan meskipun jumlah sambungan turun tiap bulan, namun tak mengurangi dari target yang dicapai tiap tahun.
"Kita memang rasakan menurun sejak bukan Oktober, baru kita rasakan setelah setahun pandemi berlalu," ujarnya Kamis (29/1).
Kata dia, penurunan sambungan rumah tangga tiap bulan mencapai puluhan. Biasanya sebelum pandemi Covid-19 rata-rata perbulan tambahan sambungan rumah tangga mencapai 100 orang, kini menjadi 47 sambungan rumah tangga.
"Meskipun tambahan sambungan rumah tangga menurun, kita tetap mencapai target, dimana tiap tahunnya kita pasang target 1.200. Dan itu selalu terpenuhi," katanya.
Dia mengaku tahun 2020 target sambungan dipasang sebanyak 1.200, namun bisa melampui target sampai 1.791 sambungan rumah tangga. Tetapi jumlah 1.971 menurun dari tahun 2019 yang mencapai 1.800 dari target 1.200. Dengan kondisi tersebut, untuk tahun 2021 dari target 1.200 yang kembali dipasang belum bisa diprediksi jumlah target yang akan dicapai.
"Kondisi seperti ini belum tahu kita berapa target akan tercapai, tetapi kita tetap optimis," ujar Budi Gunawan.
Di sisi lain Perusahaan Tirta Amerta Bhuana sampai sekarang belum ada menambah sumber mata air. Total sumber mata air yang digunakan untuk memenuhi pelanggan yang mencapai 59.572 tersebut sebanyak 34 sumber mata air. Terdiri dari 24 sumber mata air dan 10 sumber air baku.
"Kita belum ada menambah sumber mata air, masih memanfaatkan sumber mata air yang terbuang dan kita tampung dalam bak," tegasnya. Kendatipun demikian, kata Budi Gunawan, dari sumber mata air yang ada, masih bisa melayani ribuan pelanggan yang sudah dimiliki. Meskipun ada gangguan Perusahaan Daerah Tirta Amerta Bhuana akan sigap melakukan penanganan. Terutama di saat musim hujan sekarang banyak ditemukan gangguan pipa yang dapat mempengaruhi aliran distribusi air ke rumah tangga.
Dia berpesan saat musim hujan ini, masyarakat Tabanan selalu diminta untuk menampung air. Ini dilakukan sebagai upaya penyelamat jika nanti air PDAM mengalami gangguan.
"Kami imbau kepada masyarakat, rutinkan untuk menampung air, sebagai keperluan jika air mengalami gangguan karena alam," pesannya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan