Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Penambang Emas Tewas Keracunan Asap Genset
BERITABALI.COM, NTB.
Lima orang penambang emas tradisional di Uma Bua, Desa Mapin Rea, Kecamatan Alas Barat, Sumbawa diduga keracunan asap dari genset di dalam lubang tambang. Satu diantaranya meninggal dunia, dan empat lainnya dirawat di Puskesmas Alas Barat.
Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra, SIK melalui Kasubbag Humas Polres Sumbawa, AKP Sumardi S Sos membenarkan adanya peristiwa itu. Peristiwa nahas ini terjadi Minggu (31/1), sekitar pukul 11.00 WITA.
Saat itu, sekelompok penambang dari Labuhan Lalar, KSB dan Desa Mapin Rea, mendatangi lubang tambang emas di desa setempat. Lubang tambang itu berada di lahan milik warga Desa Mapin Rea bernama Pata. Saat berada di lokasi, salah seorang penambang, Amat, langsung memasukkan genset ke dalam lubang tambang itu.
Diperkirakan, kedalaman lubang mencapai 30 meter. Setelah beberapa lama, tidak kunjung ada kabar dari Amat. Karenanya, salah seorang rekan Amat bernama Masturi, ikut masuk ke dalam lubang untuk melihat kondisi Amat.
Namun, Masturi ternyata tidak keluar juga. Sehingga rekan mereka yang lain, Wawan Satriawan masuk ke lubang untuk mengecek kondisi kedua orang tersebut. Ternyata, tidak ada kabar juga dari Wawan. Karena penasaran, warga lainnya yang bernama M Amin juga ikut masuk ke lubang itu. Lagi-lagi, tidak ada kabar dari Amin.
Akhirnya, pemilik lahan, Pata, ikut masuk ke dalam lubang. Juga tidak ada kabar dari Pata. Sehingga, warga lainnya yang bernama Gupran, ikut turun ke lubang itu. Saat Gupran turun, mesin genset itu sudah dalam keadaan mati. Di dalam lubang itu, Gupran melihat kelima orang lainnya sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Melihat hal ini, Gupran langsung memberitahukan kejadian ini kepada rekannya yang lain. Gupran juga memberitahukan kejadian ini kepada warga desa. Sambil meminta bantuan untuk mengevakuasi kelima orang tersebut. Kelima korban langsung dilarikan ke Puskesmas Alas Barat untuk mendapatkan penanganan medis.
Dalam kejadian itu, nyawa Amat tidak bisa diselamatkan. Sementara keempat orang lainnya, masih tidak sadarkan diri. Setelah kejadian, personel Polsek Alas Barat berkoordinasi dengan Puskesmas setempat. Guna mengevakuasi para korban dari lokasi kejadian. Personel Polsek bersama warga kemudian membawa para korban ke Puskesmas.
“Akibat dari insiden tersebut, satu orang meninggal dunia. Atas nama Amat, 41 tahun, warga RT 001 RW 001, Desa Labuhan Lalar, Kecamatan Taliwang, KSB. Sedangkan empat orang lainnya, Wawan Satriawan, M Amin, Pata dan Masturi sedang dalam perawatan di Puskesmas Alas Barat,” pungkas Kasubag Humas AKP Sumardi.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan