Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Bunuh Kucing karena Percaya Dagingnya Bisa Obati Suami
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Anggota Polsek Kalideres Jakarta Barat menangkap seorang perempuan warga Jalan Jambu Air, Pegadungan, Kalideres, karena diduga membunuh kucing untuk dikonsumsi.
Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Anggoro Winardi mengatakan mendapat laporan tersebut pada Sabtu (30/1) dan, "Kita langsung bergerak cepat pada hari itu juga kemudian membawa pelaku ke polsek."
Kasus tersebut membuat heboh warga sekitar, kemudian menjadi viral di sosial media.
Anggoro mengatakan sudah melakukan pemeriksaan kepada ketua RT Mulyadih, pemilik kucing yang dibunuh dan terlapor, dan terduga pelaku.
Menurut pemeriksaan, terduga pelaku membunuh kucing-kucing berpemilik dan kucing liar di sekitar Kampung Maja untuk mengobati suaminya dari penyakit asma.
"Memang ada keyakinan dari dia kalau suaminya agak membaik dari penyakit asma setelah memakan daging kucing," ujar Anggoro.
Namun saat di kantor polisi, ketua RT sepakat tidak meneruskan kasus tersebut, terlapor tidak menuntut, dan oleh pihaknya dibuatkan surat pernyataan damai, dan perjanjian agar pelaku tak mengulangi perbuataannya kembali.
"Kita sudah BAP dan pak RT ga nuntut jadi kami buat surat pernyataan damai," kata dia.
Tak ingin hal serupa terjadi lagi, polisi juga mengamankan satu ekor kucing dari rumah terduga pelaku yang masih hidup sebagai barang bukti.
Kejadian tersebut menjadi viral saat diunggah di akun media sosial Instagram @cat_lovers_in_the_world dan diunggah ulang akun organisasi perlindungan hewan @nathasatwanusantara.
Menurut informasi pada akun tersebut, seorang wanita kepergok memukul kucing hingga mati untuk direbus.
Direktur Operasional Natha Satwa Anisa Ratna membenarkan informasi dari netizen yang mengirimkan video kepadanya.
"Kejadian di Jalan Jambu, Kalideres. Ibu-ibu ini dipergoki warga mukul-mukulin kucing lalu dikumpulin. Akhirnya diinterogasi oleh warga," kata Anisa.
Namun kata Anisa, pihaknya masih mencari pengunggah pertama video tersebut, kemudian akan melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.
"Soalnya yang melapor banyak sekali, jadi susah dipastikan siapa pelapor pertama yang berhubungan langsung sama ibu itu," ujar dia.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan