Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Viral Video Kapal Tenggelam di Gilimanuk, Ini Kata Kapolres Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Media sosial kembali dihebohkan dengan salah satu akun facebook atas nama Raden Kumandang. Dimana akun tersebut mengunggah sebuah video viral terkait kejadian kapal ferry yang tenggelam di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana pada hari Kamis 4 Februari 2021.
Terkait dengan viralnya unggahan tersebut serta untuk mencegah kepanikan yang terjadi di tengah – tengah masyarakat Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K langsung angkat bicara untuk memberikan klarifikasi tentang kejadian video tersebut. “Tidak ada kejadian kapal tenggelam di Pelabuhan Gilimanuk pada hari Kamis 4 Februari 2021, video yang diunggah oleh akun Raden Kumandang tersebut merupakan video kejadian lama pada tanggal 4 Maret 2016,“ ucap Kapolres Jembrana saat dikonfirmasi, Sabtu (6/2/2021) dikutip dari rilis Polres Jembrana.
Lebih lanjut AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K, menjelaskan video tersebut merupakan kejadian tenggelammnya Kapal KMP Raflesia 2 yang terjadi pada hari Jumat tanggal 4 Maret 2016, pukul 12.45 WIB karena mengalami kebocoran, Kapal KMP Raflesia 2 tenggelam di Selat Bali, 1 Mil dari Dermaga LCM Ketapang Banyuwangi pada sisi bagian selatan.
“Saya tegaskan kembali video tersebut merupakan video kejadian lama, yang sengaja diunggah kembali oleh orang yang tidak bertanggung jawab, saya ingatkan kepada para pengguna media sosial agar bijak dalam bermedia sosial, jangan menyebarkan konten maupun informasi Hoax yang bisa membuat kegaduhan dan kepanikan di tengah – tengah masyarakat,“ tegas perwira menengah berpangkat dua melati di pundak tersebut.
Pernyataan tersebut juga diperkuat oleh Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol I Gusti Nyoman Sudarsana, S.ST yang menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial tentang tenggelamnya kapal penumpang di Pelabuhan Gilimanuk – Banyuwangi tersebut merupakan informasi hoax, karena video yang diunggah tersebut merupakan kejadian 4 tahun silam.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3860 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1941 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1696 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1556 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1519 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun