Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kasus Baru Ebola Terdeteksi, 1 Orang Meninggal Dunia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kementerian Kesehatan melaporkan kasus baru virus Ebola dengan seorang perempuan meninggal dunia di Republik Demokratik Kongo timur.
Perempuan itu ditemukan dengan gejala virus di Kota Biena pada 1 Februari dan meninggal di rumah sakit di Butembo pada 3 Februari.
Ia menikah dengan seorang lelaki yang tertular virus pada wabah sebelumnya.
Hingga saat ini, belum jelas apakah kasus tersebut menandai dimulainya wabah baru atau apakah itu merupakan gejolak yang dapat dikendalikan dari wabah di wilayah yang menewaskan lebih dari 2.200 orang antara tahun 2018 dan 2020.
"Tim respons provinsi sudah bekerja keras. Itu didukung oleh tim respons nasional yang akan mengunjungi Butembo dalam waktu dekat," kata Kementerian Kesehatan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Mirror, Senin (8/2/2021).
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 70 orang yang melakukan kontak dengan perempuan tersebut telah dilacak dan tempat-tempat yang ia kunjungi juga sedang didisinfeksi.
Sementara itu, sampel telah dikirim ke Kinshasa untuk mengonfirmasi tautan ke wabah sebelumnya.
"Bukan hal yang aneh jika kasus sporadis terjadi setelah wabah besar," ucap pihak WHO dalam sebuah pernyataan.
Hutan ekuator Kongo telah menjadi tempat berkembang biaknya virus Ebola yang dapat menyebabkan muntah dan diare parah serta menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh.
Negara ini telah mengalami 11 wabah sejak virus pertama kali ditemukan di dekat Sungai Ebola pada 1976, lebih dari dua kali lipat negara lain.
Munculnya lebih banyak kasus dapat mempersulit upaya pemberantasan virus Corona (Covid-19) yang telah menginfeksi 23.600 orang dan menewaskan 681 orang di Kongo.
Kampanye vaksinasi virus Corona diharapkan akan dimulai pada paruh pertama tahun ini.
Walau begitu, vaksin Ebola dan sistem kesehatan yang ditanggapi dengan baik menunjukkan negara itu berada pada posisi yang lebih baik dari sebelumnya untuk menangani wabah, bahkan di lingkungan perkotaan.
Ebola sendiri memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi daripada Covid-19. Tidak seperti virus Corona, Ebola tidak ditularkan oleh pembawa asimtomatik.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan