Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ini Tampang Komplotan Perampok Sadis Pembunuh Janda
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Komplotan perampok sadis di Jombang, Jawa Timur, dibekuk kepolisian setempat. Eksekutor korban ditembak kakinya, bernama Fadlan Hutabarat (26) warga Dusun Kates, Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesaben, kabupaten setempat.
Saat jumpa pers di polres setempat, Fadlan didorong menggunakan kursi roda, sementara dua temannya berjalan di belakangnya. Dua pelaku lain itu adalah Khusnul Khotimah (25), warga Desa Suntri, Kecamatan Gunem, Rembang, Jawa Tengah, serta Firman Gultom (25), Warga Desa Panolan, Kecamatan Kedungtuban, Blora, Jawa Tengah.
Saat beraksi, komplotan ini dibilang sadis sebab tidak segan-segan menghabisi nyawa korbannya. Salah satu korban mereka adalah warga Jombang, seorang janda bernama Lilik Marita (61), warga Dusun Mojoaunggul, Desa Mojounggul, Kecamatan Bareng.
"Karena melawan, kita melakukan tindakan tegas terukur. Satu pelaku kita tembak kakinya. Penangkapannya di Tuban. Karena komplotan ini sembunyi di Tuban," kata Kasatreskrim Polres Jombang AKP Cristian Kosasih, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Senin (08/02/2021).
Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya sebilah pedang, smartphone, kalung berwarna kuning, serta uang Rp3 juta.
"Pedang tersebut belum sempat digunakan, tapi kita temukan di dalam mobil yang digunakan oleh komplotan ini. Sedang smartphone, kalung, serta uang Rp3 juta milik korban," ujarnya.
Saat beraksi di Jombang, komplotan ini merampok Janda Lilik Marita. Ia dihabisi dengan cara dicekik di dalam mobil. Dalam menjalankan aksinya, ketiga pelaku berbagi peran. Satu orang mengemudikan mobil, satu orang mengeksekusi, dan satu lagi mengumpulkan hasil kejahatan.
Awalnya, melalui aplikasi we-chat, mereka janjian untuk ketemu pada 20 Januari 2021. Dengan mengendarai mobil Avanza ketiga pelaku menjemput korban.
Mereka kemudian jalan-jalan ke kawasan Wonosalam Jombang. Firman memegang kemudi didampingi Khusnul. Sedangkan korban duduk di bangku tengah bersama Fadlan.
Nah, ketika korban lengah, Fadlan pun beraksi. Dia memaksa korban untuk menyerahkan perhiasaan kalung. Korban meronta. Saat itulah Fadlan mencekik korban hingga tewas.
Jasad korban kemudian dibuang ke pinggir jalan Dusun Banjarsari, Desa Rejoslamet, Kecamatan Mojowarno, Jombang. Mayat Lilik baru ditemukan pada 30 Januari 2021 dalam kondisi sudah membusuk.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan