Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Jumlah Transaksi Non Tunai QRIS di Bali Sentuh Angka Rp22,72 Miliar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
QRIS (QR Code Indonesia Standard) sebagai cara bayar nirsentuh atau non tunai, merupakan produk inovasi Bank Indonesia (BI) mengalami akselerasi sangat cepat sejalan dengan inovasi digitalisasi yang bergeser mengikuti prinsip cleanliness, health, safety, and environmental (CHSE).
Hal ini dilakukan untuk semakin meningkatkan experience penggunaan QRIS di wilayah Korem 163/Wirastya yang pada tahun 2020 menjadi Korem Pertama di Indonesia yang telah mengimplementasikan digitalisasi pembayaran berbasis QRIS di wilayah kerjanya.
Jika dilihat berdasarkan data Bank Indonesia, per posisi 29 Januari 2021, jumlah merchant QRIS di Provinsi Bali tercatat sebanyak 183.068 merchant atau bertambah hingga 160 ribu merchant atau 686% dibandingkan awal tahun 2020.
"Jumlah nominal transaksinya mencapai angka Rp22,72 miliar dan volume transaksi sebanyak 269 ribu kali transaksi," kata Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Trisno Nugroho, belum lama ini di Denpasar.
Hal ini menunjukkan bahwa transaksi kanal pembayaran QRIS terus meningkat dengan signifikan setiap triwulannya selama tahun 2020.
Dengan total penyelenggaranya yang beroperasi di Bali mencapai 30 penyelenggara jasa pembayaran (PJP) maka diharapkan lebih 4,5 juta masyarakat Bali siap dilayani pembayaran dengan menggunakan QRIS.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3309 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 718 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman