Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Rebutan Genset, Wanita Muda Ini Dipukul Sandal Lalu Ngadu ke Polisi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang wanita muda asal Jember, Jawa Timur, mengadu ke kantor kepolisian setempat setelah dipukul sandar oleh pacar adiknya. Namanya Nurul Sri Utami (38). Ia melaporkan NWL, pacar adiknya sendiri.
Persoalan antara Nurul dan NWL ini sebenarnya bisa dibilang sepele. Keduanya rebutan genset. Akan tetapi, akibat pukulan sandal tersebut Nurul mengalami memar pada pipi sebelah kiri, maka ia melaporkan ke kepolisian.
Awal ceritanya begini. NWL mengambil genset ke rumah Nurul di Dusun Muneng Desa Mayangan Kecamatan Gumukmas. Namun tiba-tiba saja, saat hendak mengambil genset itu pelaku memukul Nurul.
Akibat perselisihan yang berujung pemukulan ini, Nurul mengalami luka memar di pipi sebelah kiri diduga akibat sengaja dipukul oleh NWL menggunakan sandal. Ia pun langsung melapor ke Mapolsek Gumukmas dan melakukan visum di Puskesmas Gumukmas, Rabu (03/03/2021).
Nurul juga menunjukkan bukti video penganiayaan yang diduga dilakukan NWL. Video berdurasi 4 menit berisi dugaan penganiayaan ini pun ditunjukkannya ke media.
"Beberapa hari lalu saya ditelepon ibu saya yang berada di Malaysia untuk mengambil genset yang berada di rumah belakang. Karena berat saya meminta tolong Pak Jufri untuk mengambil agar segera dibetulkan," ucap Nurul dikonfirmasi awak media usai dimintai keterangan, Rabu (3/3/2021).
Namun tiba - tiba terlapor NWL pada paginya datang dengan posisi marah - marah hingga terjadi perselisihan antara dirinya dengan terlapor NWL.
"Namun pagi tadi tiba tiba yang bersangkutan (pelaku pemukulan) mengamuk dan cek cok sama saya masalahnya, katanya saya tidak punya sopan santun," katanya, seperti dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com.
Kepada awak media, Nurul berujar terlapor bicara ke dirinya mengenai sopan atau tidak. Namun ia sendiri tidak mengetahui maksud dari ucapan pelaku tersebut.
"Saya kurang paham karena dia juga orang Dusun Kedunglangkap, Desa Kraton, Kecamatan Kencong, kebetulan dia dekat sama adik saya, tapi saya tidak paham status mereka itu pacaran atau sudah menikah, saya juga tidak tahu juga," tuturnya.
Sementara itu anggota Mapolsek Gumukmas Bripka Suyitno membenarkan laporan yang diterima oleh Polsek Gumukmas atas dugaan penganiayaan tersebut.
"Benar ada laporan terkait dugaan penganiayaan, dan kita sudah terima laporan dan kita limpahkan ke Unit Reskrim untuk kasus ini," tukasnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan