Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Tradisi Tektekan Desa Adat Kediri Kembali Ditiadakan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pandemi Covid-19 sudah berlangsung selama satu tahun, dan belum diketahui kapan akan berakhir. Hal ini menyebabkan banyak kegiatan adat maupun budaya terpaksa ditiadakan ataupun disederhanakan.
Seperti tradisi tektekan di Desa Adat Kediri yang rutin dilakukan saat pengerupukan atau jelang Hari Raya Nyepi, kini kembali ditiadakan seperti halnya tahun lalu. Mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, desa adat pun menghaturkan guru piduka selain juga tetap menggelar upacara Mecaru Tawur Kesanga.
Penyarikan Desa Adat Kediri, I Gusti Ngurah Putra Mahendra mengatakan, sesuai dengan arahan Majelis Desa Adat (MDA) dan PHDI serta pemerintah, segala kegiatan upacara terkait dengan pengerupukan tetap dilaksanakan seperti biasa namun disederhanakan.
Sementara kegiatan yang sifatnya ramai dan bisa menimbulkan kerumunan orang banyak, seperti pengarakan ogoh ogoh maupun tradisi yang biasa digelar seperti tradisi tektekan di Kediri sementara tidak dilaksanakan. “Kami mengikuti apa yang sudah menjadi instruksi MDA dan Pemerintah, terkait dengan penanganan Covid-19 agar tidak terjadi kerumunan, sementara tradisi tektekan tahun ini tidak digelar sama seperti tahun kemarin,” terangnya dikonfirmasi, Minggu (7/3).
Begitu juga dengan kegiatan upacara pemelastian, lanjut kata Gusti Mahendra untuk memohon toya segara juga dilakukan oleh perwakilan saja seperti pemangku, serati dan perwakilan adat.
“Jadi toya segara ini nanti kita bawa ke Bale Agung untuk selanjutnya dibagikan pada krama, jadi tidak ada pemelastian, krama sifatnya hanya ‘ngayat’, dan pelaksanaan pecaruan tawur kesanga tetap berjalan,” terangnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan