Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Bocah 3 Tahun Tewas, Ditemukan Jarum di Organ Vital
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang gadis kecil di Argentina ditemukan tewas dan ditemukan dua jarum menusuk bagian jantung dan paru-parunya, diduga ia korban ritual pemujaan setan.
Menyadur The Sun, Rabu (10/3/2021) Maia Vallejos meninggal di rumah sakit akibat infeksi yang menyerang organ vitalnya dan menyebabkan serangan jantung.
Dia dinyatakan meninggal tak lama setelah tiba di rumah sakit di Quitilipi, hampir 700 mil di utara ibu kota Argentina, Buenos Aires.
Ibu Maia yang berusia 20 tahun dan ayah tirinya yang berusia 19 tahun ditangkap pihak berwajib karena diduga terlibat akan kematian bocah tiga tahun tersebut.
Kedua orang tua Maia sempat mencoba melarikan diri karena takut digantung tetapi ditangkap oleh polisi di pinggiran desa tempat mereka tinggal.
Satu jarum berukuran empat inci dan biasa digunakan untuk menjahit bola-bola menyentuh bagian hati Maia. Kemudian jarum lain ditemukan sebelum kematiannya, menusuk paru-parunya.
Detail mengerikan dari temuan otopsi muncul ketika pihak berwenang mengatakan mereka sedang menyelidiki semua kemungkinan termasuk ia menjadi korban ritual pemujaan setan.
"Gadis kecil ini mengalami situasi yang mengerikan. Apa yang mereka lakukan padanya sangat agresif." ujar Asisten Jaksa Agung Chaco Miguel Fonteina.
Jaksa Cristian Arana membenarkan: "Salah satu jarum itu bersentuhan dengan paru-paru dan jantung gadis kecil itu, di tengah dadanya dan yang lainnya di timus di antara tulang dada dan paru-parunya.
"Keduanya menyebabkan dia mengalami infeksi, radang paru-paru dan radang ginjalnya yang menyebabkan dia menderita serangan jantung." sambungnya.
Sebuah sumber mengatakan kepada media lokal: "Investigasi sedang berlangsung tetapi pihak berwenang sedang menyelidiki teori bahwa kematian gadis kecil itu mungkin terkait dengan semacam ritual."
Bocah 3 tahun tersebut tinggal bersama ibu dan ayah tirinya di sebuah rumah kumuh di lokasi penggergajian kayu.
Para pekerja di sana telah diinterogasi sebagai bagian dari penyelidikan kriminal yang sedang berlangsung.
Pasangan yang tidak disebutkan namanya yang ditahan atas kematian tersebut telah dijadikan tersangka resmi dalam penyelidikan pembunuhan.
Jaksa Arana berkata: "Kami sangat fokus pada penyelidikan ini dan tidak mengesampingkan teori apa pun. Kami berharap mendapatkan informasi lebih lanjut segera."
Ibu gadis kecil itu, yang dikatakan sedang hamil empat bulan, mengajukan permintaan melalui pengacaranya untuk ditempatkan di bawah tahanan rumah setelah dipukuli saat ditahan di penjara.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan