Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
GPS: Nazarudin Masih Pegang Kartu As Cikeas
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Eks politisi Partai Demokrat I Gede Pasek Suardika menyebut mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin diyakini masih memegang kartu mati Cikeas.
Menurutnya, hanya menunggu waktu saja yang nantinya bersiap meledak dan membuat heboh. Hal ini dikatakannya mengamati kisruh partai Demokrat yang saat ini menghadapi perpecahan internal.
Menurut Pasek, munculnya Muhammad Nazaruddin dalam KLB Demokrat sudah jelas arahnya. Baginya, bukan tanpa alasan kubu Moeldoko memasang sosok yang pernah disebutnya koruptor besar paling sakti itu.
”Masak strategi jenderal memakai figur yang antagonis menjaga citranya. Apalagi kasus-kasus yang dinyanyikan Nazaruddin belum kadaluwarsa,” kata Pasek di akun Twitter pribadinya, Kamis (11/3).
Adanya Nazaruddin, lanjutnya, menunjukkan bahwa medan pertempuran melawan kubu Cikeas akan diarahkan kubu Moeldoko ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia meyakini kubu Moeldoko memang sedang menunggu kubu Cikeas menyerang sosok Nazaruddin secara terbuka.
”Itulah yg ditunggu kubu Moeldoko. Muntahan pernyataan, data, dokumen tentang gurita korupsi akan ditembakan,” lanjut Pasek.
Istilah gurita mengingatkan orang pada buku Gurita Cikeas yang ditulis almarhum George Aditjondro perihal dugaan-dugaan korupsi yang membuat keluarga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) panas. Pasek yang kini menjabat Sekjen Partai Hanura memprediksi bila Nazaruddin kembali bernyanyi, gurita korupsi Cikeas bakal meledak.
”Bayangkan jika dokumen lengkap, aliran uang dan rahasia lainnya diungkap karena Nazar berteriak maka isu bisa bergeser. Bahkan bisa menutupi isu korupsi Benih Lobster dan Bansos," bebernya.
”Kita lihat saja ke depannya, akankah kuda troya Nazaruddin bermanfaat bagi kubu Moeldoko atau justru menjadi bantal empuk serangan kubu Cikeas," imbuhnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan