Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Truk Muatan Pakan Ternak Tabrak Rumah, Gegara Ban Pecah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah truk N 8969 UF menabrak rumah di Desa Kebondalem, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Truk muatan pakan ternak yang dikemudikan Figianata Dico Lorensa mengalami pecah ban sebelum menabrak rumah.
Persitiwa terjadi pada Jumat malam. Tersebut berjalan dari arah timur ke barat. Sampai di lokasi kejadian, truk mengalami pecah ban dan menabrak rumah warga.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pasalnya, rumah yang ditabrak sedang ditinggal pemiliknya.
Petugas Satlantas Polres Mojokerto yang datang ke lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Salah satu warga, Ahmad Hadis mengatakan, truk yang berjalan dari arah utara oleg sebelum menabrak rumah di sisi kiri jalan.
"Saya pas ngopi di sekitar lokasi. Terdengar suara dentuman cukup keras pas truk menabrak rumah. Tidak ada korban jiwa, kenek perempuan patah tulang," katanya, dilansir dari beritajatim.com--jaringan suara.com, Sabtu (20/3/2021).
Kerasnya tabrakan membuat truk dalam posisi terbalik. Sementara bagian depan rumah warga yang ditabrak truk tersebut rusak parah. Sedangkan satu rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian pagar.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3874 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2151 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2009 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1922 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1784 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun