Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pandemi, Kasus "Ilegal Logging" di Bali Timur Diklaim Menurun 60%
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Timur, I Made Warta mengatakan, di tahun 2021 kasus penebangan hutan secara ilegal atau "illegal logging" mulai menurun sebesar 60 persen khususnya di wilayahnya.
Dikatakan penurunan ini disebabkan karena, pelaksanaan patroli yang secara rutin dilakukan berkolaborasi dengan pihak kepolisian setempat.
"Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya saat ini telah menurun kurang lebih telah mencapai 60 persen," ucapnya, Jumat (19/3).
Berkolaborasi dengan Polsek Rendang dan Polda Bali, pihaknya telah menangkap 2 orang pelaku illegal logging dengan barang bukti kurang lebih 6 batang pohon yang telah ditebang pada bulan Januari 2021 .
Menurutnya Karangasem termasuk daerah rawan illegal logging karena beberapa faktor mulai dari ekonomi, karakter masyarakat dan juga jarangnya melakukan patroli.
"Dalam upaya antisipasi tentu pencegahan paling penting, jika dilihat masyarakat di hutan sangat tergantung dengan hutan maka, kita melakukan pemberdayaan melalui perhutanan sosial dan kita beri hak pengelolaan juga," ucapnya sembari menegaskan penindakan kepada pelaku illegal logging tidak akan ditoleransi.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan