Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Korea Selatan Dituduh Korea Utara Memperbudak Artis K-Pop
BERITABALI.COM, DUNIA.
Industri K-pop Korea Selatan dituduh melakukan "eksploitasi seperti budak" dan memperlakukan secara buruk kelompok-kelompok yang sangat sukses seperti BTS atau Blackpink oleh Sebuah situs propaganda Korea Utara yang meluncurkan artikel retorika.
Dikutip dari Mashable SE Asia, Minggu (21/3/2021), Arirang Meari yang dikenal secara aktif menerbitkan konten yang mempromosikan Korea Utara, merilis sebuah artikel pada 13 Maret 2021 yang mengecam negara tetangganya karena mendukung industri yang menganiaya dan mengeksploitasi artisnya.
Artikel tersebut menuduh bahwa para artis K-pop dibuat untuk menandatangani kontrak di usia muda dan "diperlakukan sebagai budak oleh bos konglomerat industri hiburan yang jahat dan korup".
Proses perjalanan artis K-pop yang sukses memang terkenal keras dan tidak kenal ampun. Namun, artikel yang tertera di situs tersebut tidak memberikan bukti konkret yang mendukung tuduhannya dan hanya berisi sekumpulan paragraf dengan referensi laporan oleh saluran media lain.
Selain itu, artikel tersebut juga dipandang ironis saat mengingat Korea Utara dianggap salah satu negara yang terburuk dalam hal pelanggaran hak asasi manusia.
Meskipun tidak ada alasan yang jelas mengapa artikel tersebut secara mendadak dari saluran media Korea Utara, beberapa orang berspekulasi bahwa langkah tersebut adalah hasil dari upaya negara tertutup itu untuk menekan konsumsi media asing oleh rakyatnya.
Di Korea Utara, kemajuan teknologi selama bertahun-tahun telah mempermudah warga Korea Utara untuk mendapatkan konten media dari luar negeri, dan terlepas dari hukuman keras yang secara historis dijatuhkan kepada mereka yang dapat mengonsumsi konten tersebut.
Hal tersebut menyebabkan lebih banyak orang Korea Utara menemukan dunia lain di luar perbatasan negara mereka dan menyebabkan keputusan rezim diktator negara untuk menggunakan lebih banyak kekuasaan atas warganya melalui propaganda.
Pengaruh K-pop sebaliknya telah tumbuh secara eksponensial dan memiliki ratusan juta penggemar di seluruh dunia.
Grup-grup seperti BTS, Blackpink, dan Twice adalah contoh sedikit dari yang sudah menaklukkan dunia musik di seluruh dunia dan telah meraup miliaran penayangan dan pertunjukan di YouTube dan Spotify.
Sumber: Liputan6.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan