Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Geger Saldo Nasabah Bank BUMN Hilang Puluhan Juta secara Misterius
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Puluhan nasabah sebuah bank BUMN di Kabupaten Cianjur mengaku mengalami pengurangan saldo secara misterius.
Seorang nasabah bank tersebut bahkan mengaku uang di rekeningnya berkurang hingga Rp50 juta. Padahal dirinya tak pernah menarik uang sepeser pun.
Puluhan nasabah yang merasa saldonya berkurang secara gaib itu pun mendatangi kantor bank BUMN tersebut pada Senin (5/4/2021) pagi.
Mereka meminta penjelasan terkait berkurangnya saldo di tabungan, padahal tidak pernah menarik uang sepeser pun.
Menurut pantauan Ayobandung.com-jejaring Suara.com, di kantor cabang Bank BUMN itu di Cianjur, nasabah mulai berdatangan mulai dari pukul 07.00 WIB. Terlihat ada yang memakai pakaian aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polisi, pegawai swasta, hingga ibu rumah tangga.
Kedatangan mereka untuk mempertanyakan pengurangan saldo, padahal mereka tidak pernah merasa menarik uang, baik dari kantor bank maupun dari mesin ATM.
Eti (32), warga Kecamatan Karangtengah, mengatakan, ia datang ke kantor Cabang bank BUMN tempatnya menabung di Cianjur karena sudah kehilangan uang sebesar Rp10 juta, ditambah uang administrasi Rp75.000.
“Saya benar-benar panik, karena tiba-tiba uang saya berkurang Rp10 juta, padahal saya seharian di rumah saja,” keluh Eti di kantor cabang bank BUMN yang ada di Cianjur itu.
Eti mengetahui uangnya berkurang setelah mendapat pemberitahuan adanya penarikan di ATM bersama, bukan di ATM bank tempatnya menabung.
“Ada penarikan 10 kali di ATM bank lain, sekali penarikan Rp1 juta, terus ada biaya administrasi penarikan sebesar Rp7.500 sekali penarikan, total uang saya berkurang Rp10.075.000,” katanya.
Hal yang sama dialami Nur (33), warga Bojong, Kecamatan Karangtengah. Ia mengaku saldonya berkurang Rp 51 juta dari dua kali penarikan, padahal ia merasa tidak mengambil.
“Saya kaget, ada pemberitahuan penarikan uang melalui ATM dua kali, yang pertama Rp50 juta dan kedua Rp1 juta,” kata Nur.
Eti dan Nur maupun masabah lainnya meminta penjelasan dari pihak bank terkait kejadian ini, karena ini baru pertama kali.
“Kami mau penjelasan dan penggantian,” tegas Nur.
Sementara itu, karyawan bank BUMN Cabang Cianjur bagian pengaduan, menghindari wartawan saat akan dikonfirmasi.
“Maaf pak, saya tidak mau berkomentar, takut salah bicara” katanya sambil masuk ke dalam kantor.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan