Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Seorang Pria Dibacok Orang Saat Sedang Tertidur Pulas di Rumahnya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Candra Priyana, warga Purabatu Kota Tasikmalaya mengalami peristiwa yang tidak terduga saat tengah tidur pulas di rumahnya. Ia didatangi 5 orang tidak dikenal yang tiba-tiba menghujamkan senjata tajam padanya.
Candra merupakan warga Kampung Sukasirna, Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya. Ia dikeroyok dan dibacok 5 orang tidak dikenal di rumahnya, Minggu (4/4/2021) kemarin.
Ia diserang dan dianiaya kemudian dibacok di bagian leher belakang dengan samurai oleh para pelaku saat dirinya sedang tidur.
Beruntung korban bisa menyelematkan diri dari penyerangan 5 orang tidak dikenal tersebut.
"Saya sedang tidur di dalam rumah dengan televisi, tiba-tiba ada orang masuk dan mengeroyok serta membacok leher belakang. Saya langsung kabur melarikan diri," ujar Candra, Senin 5 April 2021.
Menurutnya, para pelaku masuk melalui pintu samping rumah yang memang tidak dipasang penghalang. Korban mengaku tidak mengetahui motif penyerangan yang menimpa dirinya.
"Tidak tahu apa alasannya nyerang saya. Saya juga tidak kenal para pelaku," ucapnya.
Ia menuturkan, kejadian penyerangan terjadi sekira pukul 03.00 WIB. Dirinya langsung berteriak meminta pertolongan warga dan para pelaku pun kabur karena warga terbangun dan berdatangan.
"Untung tetangga bangun dan menolong saya," tuturnya.
Akibat dari penganiayaan dan pembacokan tersebut, korban mengalami luka-luka di bagian leher belakang dan punggung. Kondisi korban saat ini mulai membaik setelah mendapat pertolongan medis dari Puskesmas Purbaratu.
Kasus penganiayaan ini saat ini ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Septiawan Adi Prihartono mengatakan, timnya masih melakukan pencarian terhadap para pelaku penganiayaan yang identitasnya sudah dikantongi.
"Kami sudah identifikasi identitas para pelaku penganiayaan yang berjumlah 5 orang dan lakukan penyelidikan," ujar Septiawan, Selasa (6/4/2021).
Terkait dengan motif penganiayaan dan pembacokan tersebut, Septiawan mengaku masih menyelidikinya. Sejumlah saksi termasuk korban sudah dimintai keterangan guna mengungkap kasus tersebut.
"Motifnya masih kami selidiki. Mudah-mudahan para pelakunya segera ketemu sehingga jelas motif dari penganiayaan dan pembacokan ini," ucapnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan