Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
KPPAD Bali: Kalau Tidak Siap, Tunda Belajar Tatap Muka
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Bali Anak Agung Sagung Anie Asmoro menanggapi soal siswa SMP di Ubud yang meninggal di sekolah saat bersiap belajar tatap muka.
Ia menegaskan penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tidak ditentukan oleh status zona wilayah, akan tetapi ditentukan sejauh mana kesiapan pihak sekolah dan stakeholder terkait. Yaitu daerah siap, sekolah siap, guru siap, orang tua siap, dan siswa siap.
"Ada 5 Siap disini, kalau salah satu tidak siap, maka tunda buka sekolah meskipun zona berstatus hijau," tandasnya, saat dikonfirmasi, Selasa (6/4/2021).
Lebih lanjut, ia mengatakan Pemerintah pusat dan daerah sudah saatnya fokus mendukung pembiayaan kesiapan sekolah seperti penyiapan infrastruktur adaptasi kebiasaan baru, protokol ksehatan dengan bersinergi antara dinas kesehatan dan pendidikan serta gugus tugas Covid-19 di daerah.
"Jika sekolah belum siap memenuhi infrastruktur dan protokol kesehatan maka tunda dulu," katanya.
Pemerintah daerah dan pusat, kata dia, juga semestinya melakukan rapat koordinasi yang berjenjang terkait data dan pemetaan sekolah yang termasuk siap, cukup siap, atau belum siap untuk penerapan belajar tatap muka.
"Apakah kabupaten Gianyar yang terjadi kasus siswa meninggal sudah punya data soal itu terkait sekolah mana yang sudah siap," tanyanya.
KPPAD Bali mendorong dinas pendidikan provinsi dan kota agar menginstruksikan musyawarah guru mata pelajaran di level sekolah agar memilih mata pelajaran yang diberikan saat PTM dikhususkan pada pelajaran yang tidak bisa dilakukan dengan online.
Sedangkan dari sisi orang tua yang masih resah atau ragu dan stres terkait kebijakan PTM seharusnya bisa mengajukan keberatan. Dari sisi sekolah pun tidak bisa menyalahkan orang tua jika merasa tidak siap dengan anaknya ikut PTM.
Terkait penyebab kematian siswa di Ubud, ia mempertanyakan apakah benar karena serangan jantung atau lainnya karena dari Puskesmas tidak melakukan swab. Hal ini, menurutnya perlu ditelusuri agar orang tua dan siswa lainnya tidak resah.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4638 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2602 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2258 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan