Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Waspada Gelombang Tinggi Pantai Selatan Jawa-Bali
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menetapkan status waspada gelombang tinggi di pesisir pantai selatan Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali karena terjadi peningkatan siklon tropis seroja dan siklon tropis odette.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang di wilayah Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali, namun tak seekstrem di Nusa Tenggara Timur kemarin.
"Mohon waspada hujan lebat dan gelombang tinggi di perairan Samudera Hindia, terutama di Sumatera, Lampung sampai Nusa Tenggara Barat untuk 24 jam ke depan," kata Dwikorita dalam jumpa pers secara virtual, Jumat (9/4/2021).
Sedangkan potensi dampak gelombang tinggi dapat terjadi hingga dua hari kedepan dengan ketinggian mencapai 1,25 - 2,5 meter di Laut Jawa, Perairan Selatan Pulau Bali hingga Pulau Sumba, Selat Bali - Selat Lombok - Selat Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu bagian selatan, Perairan Selatan Pulau Sawu, dan Perairan Selatan Pulau Rotte.
Tinggi gelombang 2.5-4.0 meter berpeluang terjadi di Perairan Pulau Enggano - Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Selat Sunda Bagian Barat dan Selatan, Perairan Selatan Pulau Jawa, dan Samudera Hindia Selatan.
NTB hingga NTT - tinggi gelombang 4.0-6.0 meter berpeluang terjadi di Samudera Hindia Selatan Jawa - Bali.
Dwikorita menjelaskan fenomena alam terjadi karena bibit siklon 90S yang sejak tanggal 2 April 2021 muncul bersamaan dengan bibit siklon cikal bakal siklon seroja.
Saat ini bibit itu telah tumbuh menjadi siklon tropis odette di Samudera Hindia, tepatnya pada posisi 14.2 LS dan
107.7 BT atau sekitar 780 kilometer selatan barat daya dari Cilacap.
Kecepatan angin maksimum pada pusat sirkulasi Siklon Tropis Odette mencapai 45 knot (80 km/jam) dan tekanan udara di pusat sirkulasinya adalah 990 hPa.
Pemberian nama siklon tropis odette dilakukan oleh Australian Bureau of Meteorology Tropical Cyclone Warning Center karena posisi siklon tropis tersebut berada di wilayah tanggung jawab Australia.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan