Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Viral Seorang Ayah Tega Injak dan Todongkan Pisau ke Anak
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang ayah menjadi buruan polisi Malaysia setelah video ketika ia mengancam akan membunuh kedua buah hatinya viral di media sosial.
Menyadur World Of Buzz, Kamis (15/4/2021) dalam video tersebut, terlihat seorang ayah mengancam dua bocah menggunakan pisau dan menginjaknya.
Peristiwa tersebut konon terjadi di Ulu Balung, Tawau, sebuah distrik yang terletak di negara bagian Sabah, Malaysia.
Berdasarkan video dan foto yang pertama kali diunggah di halaman Facebook OrangKunak, kedua anak tersebut terlihat menangis kesakitan dan ketakutan. Video tersebut diyakini direkam oleh tersangka sendiri.
Menurut laporan Astro Awani, tersangka diduga sedang berada dalam masalah keluarga dimana ia baru saja menceraikan istrinya.
Media setempat melaporkan jika pria tersebut melarikan diri bersama anak-anak, yang kira-kira berusia antara dua dan empat tahun.
Kapolsek Tawau Asisten Komisaris Peter Umbuas membenarkan telah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan mengatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Segera setelah menerima laporan, tim petugas dan anggota dikirim ke lokasi kejadian tetapi tersangka sudah tidak ada lagi di lokasi. Dia sekarang diyakini sedang bersembunyi bersama kedua anaknya," ujarnya.
Dia menambahkan bahwa polisi sedang melacak tersangka dan meminta orang-orang yang memiliki informasi untuk segera menyampaikannya kepada polisi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan