Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
6 Efek Samping Setelah Suntik Vaksin AstraZeneca Ini Butuh Penanganan Medis Cepat!
beritabali.com/ist/suara.com/6 Efek Samping Setelah Suntik Vaksin AstraZeneca Ini Butuh Penanganan Medis Cepat!
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Vaksin AstraZeneca telah dikaitkan dengan kasus pembekuan darah yang memicu kepanikan. Sehingga satu per satu negara mulai menghentikan penggunaan vaksin AstraZeneca tersebut.
Tetapi, penyelidikan European Medicines Agency (EMA) menunjukkan risiko pembekuan darah setelah suntik vaksin AstraZeneca itu sangat rendah. Peneliti di Universitas Oxford justru menemukan risiko pembekuan darah langka, trombosis vena serebral (CVT) setelah infeksi virus corona 100 kali lebih besar.
Bahkan anggota Kelompok Penasihat Ilmiah untuk Keadaan Darurat (SAGE) telah menyatakan aspirin justru lebih berbahaya daripada vaksin AstraZeneca. Meski begitu, Medicines & Healthcare Products Regulatory Agency (MHRA), telah menyarankan untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh vaksin Covid-19 AstraZeneca.
Pemberian vaksin AstraZeneca pada pasien dengan riwayat trombosis sinus vena serebral (CVST) hanya boleh dipertimbangkan ketika manfaatnya melebihi potensi risikonya.
Namun dilansir dari Express, orang yang suntik vaksin Covid-19 juga harus segera mencari pertolongan medis bila 4 hari atau lebih setelah suntik vaksin Covid-19 mengalami sakit kepala parah atau persisten yang memburuk. Kondisi ini mungkin juga disertai penglihatan kabur dan tidak sembuh dengan mengonsumsi obat penghilang rasa sakit.
Adapun gejala atau efek samping setelah suntik vaksin AstraZeneca yang harus segera mencari pertolongan medis, antara lain:
- Sesak napas
- Nyeri dada
- Kaki bengkak
- Sakit perut terus-menerus
- Masalah neurologis, seperti kebingungan atau kejang
- Memar pada kulit
Jika Anda mengalami ketidaknyamanan setelah vaksinasi, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi efeknya. Anda bisa minum obat penghilang rasa sakit, seperti parasetamol.
Menurut badan kesehatan Inggris, sebagian besar efek samping vaksin Covid-19 ringan dan tidak boleh bertahan lebih dari seminggu.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5908 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan