Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Covid-19 di India: Jenazah Dicabik Anjing Liar Saat Tunggu Giliran Kremasi
beritabali.com/ist/suara.com/Covid-19 di India: Jenazah Dicabik Anjing Liar Saat Tunggu Giliran Kremasi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Peristiwa menyayat hati terjadi di lingkungan krematorium Hindon, India. Di tengah duka keluarga yang kehilangan sosok dicintai, jenazah seorang korban Covid-19 dicabik-cabik oleh anjing liar.
Menyadur The Hindu, Jumat (30/4/2021) korban adalah seorang pria berusia 51 tahun yang bekerja di pengadilan distrik Ghaziabad.
Seorang kolega bernama Triloki Singh mengatakan korban dinyatakan positif pada hari Kamis pekan lalu.
Kondisi pasien memburuk dan dirujuk ke Santosh Medical College pada hari Sabtu. Di rumah sakit itu, pria ini menunjukkan peningkatan kesehatan dengan tingkat oksigen mencapai 80 dari sebelumnya hanya 40.
Namun dalam beberapa jam, tingkat oksigennya turun menjadi 30 dan ia mengalami serangan jantung. Tak lama, dokter menyatakan pria ini meninggal. Pihak rumah sakit menyerahkan jenazah yang ditutup APD pada keluarga.
"Kami menghubungi ambulans sejak pukul 01.30 pagi dan berhasil mendapatkan unitnya. Kami mencapai lokasi krematorium pada pukul 08.00 pagi," jelas Singh.
Di lokasi kremasi, keluarga mendapat informasi jenazahnya akan dikremasi jam 10 pagi. Mereka kemudian memposisikan jenazah dalam antrean dan pergi berteduh. Namun belakangan, antrean jadi mundur hingga jam 6 sore.
Sekitar jam 2 siang, seorang pejalan kaki memberi tahu bahwa seekor anjing liar sedang mencabik-cabik jenazah yang sedang mengantre, bahkan hingga menggerogoti wajahnya.
Mendengar itu, semua keluarga yang sedang berteduh, bergegas ke antrean. "Kami menemukan bahwa seekor anjing telah merobek APD tubuh jenazah anggota keluarga kami, dan memakan sebagian wajahnya."
"Kami sangat sedih, segera mengangkat masalah ini dengan staf administrasi distrik di Hindon. Akhirnya jenazah segera dikremasi pada pukul 15.30." Pihak terkait berjanji memagari lingkungannya untuk menghindari hewan liar. (sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun