Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Covid-19 di India: Jenazah Dicabik Anjing Liar Saat Tunggu Giliran Kremasi
beritabali.com/ist/suara.com/Covid-19 di India: Jenazah Dicabik Anjing Liar Saat Tunggu Giliran Kremasi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Peristiwa menyayat hati terjadi di lingkungan krematorium Hindon, India. Di tengah duka keluarga yang kehilangan sosok dicintai, jenazah seorang korban Covid-19 dicabik-cabik oleh anjing liar.
Menyadur The Hindu, Jumat (30/4/2021) korban adalah seorang pria berusia 51 tahun yang bekerja di pengadilan distrik Ghaziabad.
Seorang kolega bernama Triloki Singh mengatakan korban dinyatakan positif pada hari Kamis pekan lalu.
Kondisi pasien memburuk dan dirujuk ke Santosh Medical College pada hari Sabtu. Di rumah sakit itu, pria ini menunjukkan peningkatan kesehatan dengan tingkat oksigen mencapai 80 dari sebelumnya hanya 40.
Namun dalam beberapa jam, tingkat oksigennya turun menjadi 30 dan ia mengalami serangan jantung. Tak lama, dokter menyatakan pria ini meninggal. Pihak rumah sakit menyerahkan jenazah yang ditutup APD pada keluarga.
"Kami menghubungi ambulans sejak pukul 01.30 pagi dan berhasil mendapatkan unitnya. Kami mencapai lokasi krematorium pada pukul 08.00 pagi," jelas Singh.
Di lokasi kremasi, keluarga mendapat informasi jenazahnya akan dikremasi jam 10 pagi. Mereka kemudian memposisikan jenazah dalam antrean dan pergi berteduh. Namun belakangan, antrean jadi mundur hingga jam 6 sore.
Sekitar jam 2 siang, seorang pejalan kaki memberi tahu bahwa seekor anjing liar sedang mencabik-cabik jenazah yang sedang mengantre, bahkan hingga menggerogoti wajahnya.
Mendengar itu, semua keluarga yang sedang berteduh, bergegas ke antrean. "Kami menemukan bahwa seekor anjing telah merobek APD tubuh jenazah anggota keluarga kami, dan memakan sebagian wajahnya."
"Kami sangat sedih, segera mengangkat masalah ini dengan staf administrasi distrik di Hindon. Akhirnya jenazah segera dikremasi pada pukul 15.30." Pihak terkait berjanji memagari lingkungannya untuk menghindari hewan liar. (sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan