Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Saat Tangani Pasien Corona, Seorang Nakes Terkena Serangan Jantung
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang tenaga medis di India tiba-tiba terkena serangan jantung saat hendak mengantarkan pasien Covid-19, yang hingga kini terus mencatatkan rekor penularan terbanyak.
Menyadur Daily Mail, Selasa (4/5/2021) Mahavir Sinj Jhala tiba-tiba jatuh ke tanah di depan Rumah Sakit CJ di Surendranagar, negara bagian Gujarat pada hari Jumat. Kejadian tersebut tertangkap kamera CCTV.
Dalam video tersebut tampak perawat 37 itu menulis sesuatu di buku catatan sementara salah satu temannya bersiap untuk mengeluarkan pasien dari ambulansnya.
Tiba-tiba, Jhala pingsan dan jatuh tersungkur. Sontak para rekannya langsung bergegas menolongnya dan dibawa ke tempat yang aman.
Dia kemudian langsung dilarika ke ruang perawatan ICU rumah sakit, namun sayangnya nyawanya tidak bisa diselamatkan.
Jenazahnya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Gandhi untuk pemeriksaan otopsi.
Kematian Jhala terjadi ketika India sedang berjuang mengatasi gelombang kedua Covid-19, yang telah mencatatkan 300.000 kasus harian selama 12 hari terakhir.
Pada hari Senin, beredar sebuah rekaman yang memperlihatkan jenazah korban Covid-19 dibuang begitu saja ke kuburan menggunakan alat berat.
Rekaman tersebut, diambil di lokasi yang tidak diketahui dalam beberapa hari terakhir, menunjukkan penggali kubur di sebuah desa di India mendorong jasad menggunakan ekskavator ke sebuah liang lahat.
Diduga penduduk desa di tempat kejadian tersebut lebih memilih untuk menggunakan alat berat karena takut tertular virus.
India pada hari Selasa melaporkan 368.147 kasus baru - hari ke-12 berturut-turut di mana kasus melampaui 300.000.
Sedikitnya 3.417 kematian dicatatkan pada hari Senin, membuat jumlah keseluruhan korban jiwa akibat Covid-199 negara itu menjadi 218.959.
India masih menduduki urutan ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Brasil, meskipun analis memperingatkan jumlah sebenarnya kemungkinan lebih dari dua kali lipat dan bisa hingga sepuluh kali lebih tinggi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5889 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2231 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan