Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Ini Hasil Tes Usap 25 Orang Kontak Erat Pasien Covid-19 Varian Baru
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sebanyak 25 kontak erat dalam dua kasus virus corona varian baru telah diperiksa tim medis Satgas Covid-19 Provinsi Bali.
Dari uji usap atau swab, mereka terbukti negatif Covid-19. Demikian dikatakan Sekretaris Satgas Covid-19 Bali, Made Rentin.
"Yang satu 12 kontak erat, sedangkan satu lagi 13 kontak erat," imbuhnya ketika diwawancarai Sabtu (8/5) di Nusa Dua, Badung.
Sementara kontak erat pasien yang meninggal dunia sebanyak 13 orang, dan hasilnya semua negatif. Rentin mengatakan warga yang meninggal ini dikenal jarang ke luar rumah.
Indikasinya dia menyebut almarhum terpapar dari anggota keluarganya yang telah positif sebelumnya. Dari informasi yang ia dapat, almarhum belum pernah divaksin Covid-19. Sedangkan yang sembuh sebelumnya telah menuntaskan vaksinasi.
Pasien yang berhasil ini merupakan seorang petugas kesehatan di rumah sakit rujukan Covid-19. Ia diduga terpapar Covid-19 karena merawat warga asing yang terpapar Covid-19 varian baru.
"Ini sekali lagi membuktikan, penting vaksinasi terhadap kondisi kita saat ini. Kendati telah divaksin, protokol kesehatan harus tetap disiplin," pungkasnya.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun