Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Dua Orang Dinyatakan Tewas Akibat Ledakan Mercon
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebanyak dua orang dinyatakan tewas akibat ledakan mercon di sebuah rumah kosong di Desa Sukorejo Wetan, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Senin (11/5/2021) malam.
Peristiwa ini terjadi saat Ramadan, tepat dua hari menjelang Lebaran. Ledakan tersebut berasal dari petasan yang terhimpun di dalam rumah. Selain itu dua orang tewas, tujuh orang lainnya mengalami luka-luka. Ada yang luka serius, ada juga yang luka ringan.
Hal ini disampaikan Kapolsek Rejotangan, AKP Hery Poerwanto. Ia mengungkapkan, dua orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian yakni Asrori (35) dan Zaenal Arifin (23).
"Saat merakit tiba-tiba petasannya meledak," kata Hery, Selasa (11/5/2021).
Setelah ledakan terjadi, para korban dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun karena kondisinya tidak membaik, para korban di rujuk ke RSUD dr. Iskak Tulungagung.
Pasca-ledakan ledakan tersebut, dua peracik dinyatakan tewas, tujuh orang dilaporkan luka dengan rincian : dua orang luka berat sedang lima lainnya mengalami luka ringan. Dua korban luka ringan sudah boleh pulang.
Ia menjelaskan dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi, peristiwa ledakan itu terjadi sekira pukul 23.00 WIB. Kerasnya ledakan menyebabkan sebagian atap rumah kosong tersebut hancur.
Di lokasi kejadian, polisi menemukan total 14 bubuk mesiu terbungkus plastik serta tiga mercon yang siap diledakan. Sejumlah saksi diperiksa untuk menggali keterangan lebih lanjut.
Hery mengungkapkan, dari keterangan warga setempat, petasan yang sedang dibuat itu rencananya akan diledakan saat Idul Fitri. Ini sudah dilakukan sejak lama ketika Bulan Syawal tiba. Bahkan disebutkan sudah menjadi tradisi masyarakat setempat.
"Informasi yang kami dapat, petasan ini mau diledakan saat Idul Fitri," katanya.
Proses pemeriksaan melalui olah TKP dan pemeriksaan saksi terus dilakukan. Sementara dua diantara tujuh korban luka yang dirawat di RSUD dr. Iskak Tulungagung dibolehkan pulang.
Selain 14 kantong bubuk mesiu dan tiga mercon siap meledak, polisi turut mengambil serpihan genteng rumah yang meledak sebagai barang bukti. Lokasi ledakan kini telah dipasang garis polisi.
Hery menambahkan kasus peristiwa ini masih diselediki lebih lanjut. Dirinya belum bisa mengambil kesimpulan terkait penyebab mercon tersebut meledak hingga menewaskan dua warga Desa Sukorejo Wetan tersebut.
"Itu masih kami lakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Hery.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan