Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pimpinan Tertinggi Hamas, Bassem Issa Tewas Dalam Serangan Udara
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pimpinan tertinggi Hamas, Bassem Issa tewas dalam serangan udara Israel di Gaza pada hari Rabu. menyadur New York Post Kamis (13/05) Issa tewas ketika Pasukan Pertahanan Israel menyiapkan invasi darat.
Bassem Issa menambah panjang daftar para pemimpin Hamas yang tewas ketika gedung bertingkat di pusat kota di bom oleh Israel, lapor Fox News.
Selain Bassem Issa, kepala komando cyber, Jamaa Tahla; Jamal Zabeda, ketua penelitian kelompok; dan kepala insinyur Nazzem Hatib juga gugur dalam serangan itu, sebut Times of Israel.
Shin Bet, badan keamanan Israel, mengatakan 10 operator Hamas lainnya yang terlibat dalam produksi senjata dan penelitian juga tewas.
Pengumuman itu muncul ketika Israel mengatakan pihaknya terus meningkatkan konflik sebagai pembalasan atas serangan rudal Hamas di Tel Aviv dan daerah sekitarnya pada hari ketiga pertempuran.
"Kami melenyapkan komandan senior Hamas dan ini baru permulaan," kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Rabu. “Kami akan memberikan pukulan pada mereka yang bahkan tidak dapat mereka impikan.”
Komandan Israel juga mengatakan tiga brigade infanteri sedang 'mempersiapkan skenario terburuk' dalam konflik tersebut, merujuk pada invasi daratsetelah serangan udara udara, menurut New York Times.
Pasukan Israel telah pindah ke Distrik Lydd dengan misi memadamkan kerusuhan Palestina. Rekaman yang diposting di Twitter oleh Institute for Middle East Understanding menunjukkan ratusan tentara Israel berbaris di seluruh kota.
Sementara itu, pejabat Hamas Fathi Hammad mendesak militan untuk 'memenggal kepala orang Yahudi', menurut laporan.
Serangan udara Israel telah menghancurkan tiga gedung bertingkat tinggi di Gaza, termasuk gedung tempat para pejabat Hamas terbunuh.
Roket Palestina pada hari Rabu menewaskan Sersan Staf. Omier Tabib , 21, seorang anggota Batalyon 931 dari Nahal Infantri Israel, kata Times of Israel.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan