Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Viral Seorang Politisi Sebut Virus Corona Berhak Hidup
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang politisi India diserbu warganet karena menyebut virus corona adalah mahluk yang juga memiliki hak untuk hidup. Ia langsung menjadi korban perundungan online atas komentar yang tidak biasa itu.
Menyadur Mint Minggu (16/05), pria ini adalah seorang politisi papan atas India yang juga dikenal sebagai mantan menteri utama Uttarakhand, Trivendra Singh Rawat.
Dalam sebuah postingan pada hari Kamis, ia mengatakan bahwa virus corona adalah organisme, mahluk yang juga memiliki hak untuk hidup.
"Dilihat dari sudut filosofis, coronavirus juga merupakan organisme hidup. Ia memiliki hak untuk hidup seperti kita semua," tulisnya.
Tak sampai di sana, Trivendra Singh Rawat juga menyalahkan manusia atas "ganasnya" mutasi virus corona.
"Tapi kita (manusia) menganggap diri kita yang paling cerdas dan keluar untuk melenyapkannya. Jadi terus bermutasi," lanjutnya.
Ia juga mengatakan manusia perlu melampaui virus corona untuk tetap aman. Tentu saja postingan ini langsung dikomentari oleh warganet, mengingat banyaknya korban jiwa yang 'dilahap' virus corona.
Postingannya viral dan ia langsung jadi bahan hujatan warganet karena mengeluarkan komentar ini saat seluruh negeri sedang berjuang melawan gelombang kedua Covid-19.
Seorang pengguna Twitter menanggapi komentar Rawat dengan sinis. Ia menulis "Organisme virus ini harus diberi perlindungan di Vista Pusat."(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan