Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Ombak di Pesisir Tinggi, Jro Bayu Sebut Sejumlah Pertanda
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gelombang ombak di sejumlah pesisir mendadak tinggi pada Rabu (26/5) yang juga bertepatan dengan hari Purnama Sadha.
Video tingginya gelombang ombak juga tersebar di sosial media. Diminta tanggapan, paranormal Jero Master Made Bayu dengan nama tenar Bayu Gendeng menyebutkan ada sejumlah penyebab kondisi itu.
"Itu adalah ciri dari pertanda gempa itu dan hari ini akhirnya gravitasi terpengaruh bulan purnama," ujarnya saat diwawancarai Rabu (26/5).
Sebelumnya dia juga sempat menerawang gempa berkekuatan 6,2 SR yang terpusat di perairan Blitar, Jawa Timur terjadi pada Jumat (21/5). Ditelisik dari kacamata supranatural, gempa itu menurutnya pertanda buruk.
Menggunakan literatur tradisional Bali, Jro Bayu menerangkan bahwa unsur Sadha pada hari itu menjadi pertanda akan banyak banyak keributan, banyak hasutan dan munculnya kejadian-kejadian kurang bagus.
"Bila diambil dari tri wara, gempa jatuh pada kajeng, artinya buruk. Pada dwi wara jatuh pada pepet artinya urang baik. Hari dan waktu juga kurang baik. Dumogi kita semua diberi perlindungan," ungkapnya.
Lebih detail, dia menyebut Anantaboga beryoga dengan kepala ada di barat ekor di timur. "Itu artinya, hal yang buruk di luar atau sebelah barat namun disebelah timur lebih baik kondisinya," pungkas Jro Bayu.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan