Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pelajar dan Karyawan Terpapar Narkoba Bisa Rehabilitasi Jalan atau Rawat Inap
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem menjamin kerahasiaan identitas bagi pecandu narkotika jika secara sukarela datang untuk direhabilitasi.
Tak hanya dijamin kerahasiaannya, BNNK Karangasem juga memastikan bahwa pecandu yang ingin sembuh serta mau direhabilitasi tidak akan dikenakan biaya apapun alias gratis.
"Jika mau direhabilitasi secara sukarela datang ke BNNK, kita jamin kerahasian identitas serta tidak dikenakan biaya apapun alias gratis selama menjalani rehabilitasi," kata PLT Kepala BNNK Karangasem, Kompol. A.A Gede Mudita saat memaparkan materi dalam kegiatan Raker Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba pada Kamis, (27/05/2021) yang bertempat di Villa Surgawi, Ujung, Karangasem.
Ia menjelaskan, kerahasiaan serta penanggungan biaya rehabilitasi merupakan bentuk upaya dari BNNK Karangasem untuk meredam penyebaran narkotika di gumi lahar.
Selain itu, bagi pelajar maupun karyawan yang secara tidak sengaja terpapar narkotika atau sempat mencobanya bisa juga datang, selain identitas, pasien rehabilitasi jalan juga tetap bisa beraktivitas seperti biasa seperti bekerja dan bersekolah.
Untuk rehabilitasi sendiri bisa dilakukan dengan rehabilitasi jalan dan rehabilitasi rawat inap. Nantinya untuk menentukan rehabilitasi mana yang akan diberikan, para pengguna atau pecandu narkotika kan di asesment terlebih dahulu seperti tes urine serta diberikan 7 item pertanyaan yang harus dijawab.
"Nah dari kuisioner tersebut nantinya bisa diketahui apakah yang bersangkutan diarahkan untuk jalani rehabilitasi jalan atau rawat inap, kita tidak ujuk-ujuk langsung bisa menentukan apakah rehab jalan atau di rawat inap," Imbuh Mudita.
Lama rehabilitasi sendiri tergantung kondisi dan seberapa parah tingkat kecanduan yang dialami. Biasanya para pemakai atau pecandu yang menjalani rehabilitasi rawat inap bisa sembuh dalam rentan waktu sampai enam bulan lamanya, sedangkan untuk tingkat kecanduan yang bisa dilakukan rehabilitasi jalan hanya butuh waktu sekitar dua bulan saja tentunya dengan ketentuan ketentuan dan pengawasan sesuai dengan prosedur yang ada.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan