Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Svami Band Rilis Video Kip "Ulam Segara", Bercerita Perjalanan Pemancing
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Svami Band menuntaskan karya terbaru mereka yang berjudul "Ulam Segara", lengkap dengan video klip. Karya itu akan resmi diluncurkan pada 30 Mei besok melalui akun youtube "Svami Band Official".
Ade Wiwikananda, vokalis Svami Band mengatakan lagu ini mengangkat tema memancing dengan gaya musik pop yang juga sisipkan unsur keroncong untuk menghadirkan nuansa menarik.
"Ulam Segara terinspirasi dari pantun yang dibuat dan dilantunkan almarhum ayah dari gusman svami setiap kali bepergian memancing. Kebiasaan ini diwarisi oleh gusman yang juga hobi memancing," ungkap Ade, Sabtu (29/5).
Dia menerangkan, lirik lagu Ulam Segara bercerita tentang perjalanan memancing, dari mempersiapkan peralatan, menghaturkan sesaji sebagai ucapan terima kasih kepada Dewa Baruna sang penguasa laut.
Video klip Ulam Segara mengambil tempat di Pantai Sanur dan Lippo Mall Kuta. Ini sebagai unsur perpaduan tradisi dan modernisasi dari dua tempat tersebut dan membuat gerakan tiktok yang lagi viral untuk memadukan konsep tradisi dan modern
"Mudah mudahan karya kami bisa memberikan nuansa baru dan energi positif di tengah situasi pandemi yang masih kita rasakan dampaknya," harap Ade.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5910 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4633 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2598 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2252 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2212 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan