Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Salah Makan Umbi, Tiga Warga Keracunan, Satu Tewas Dua Kritis
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tiga warga Desa Sidem Kecamatan Gondang Tulungagung mengalami keracunan usai diduga mengkonsumsi umbi beracun. Mbah Bejo (78) satu dari tiga korban tersebut meninggal dunia.
Dua korban lainnya yang ikut mengkonsumsi umbi beracun tersebut sempat menjalani perawatan di puskesmas. Mereka ialah menantu dan tetangga korban yang ikut makan umbi tersebut.
Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Gondang AKP Suwancono mengungkapkan kejadian ini bermula ketika Mbah Bejo pergi ke ladang yang tak jauh dari rumah. Ketika itu dia hendak memanen gembili untuk dimasak.
Diduga korban tidak teliti hingga Mbah Bejo turut membawa umbi gadung. Umbi jenis ini sendiri terkenal sangat beracun. Perlu penanganan khusus agar umbi gadung dapat dimakan dengan aman.
"Umbi tersebut dibawa pulang kemudian dimasak oleh menantu korban," kata Suwancono, Kamis (10/6/2021).
Dijelaskan Kapolsek, setibanya di rumah, gembili dan gadung tersebut lantas dimasak dengan cara dikukus. Setelah makan, umbi itu lantas dimakan oleh Mbah Bejo, menantu dan seorang tetangganya.
Sesaat kemudian, menantu dan tetangga korban mengalami pusing. Perasaan ini diikuti rasa mual kemudian muntah. Sedangkan Mbah Bejo tidak demikian. Dia langsung tergeletak di rumahnya.
Warga setempat yang mengetahui kejadian lantas membawa menantu dan tetangga korban ke puskesmas. Warga lainnya juga melaporkan kejadian ini ke perangkat desa dan dilanjutkan polisi.
Ketika diperiksa, Mbah Bejo dinyatakan meninggal dunia. Polisi lalu melakukan olah TKP dan menemukan ada gembili dan gadung yang belum sempat dimasak berada di dapur.
"Jarak antara gembili dan gadung ini berdekatan. Kemungkinan korban tidak sengaja mengambil gadung. Karena secara fisik bentuknya hampir sama," ungkap Suwancono.
Ia menambahkan, berdasarkan pantauan terbaru, menantu dan tetangga Mbah Bejo kondisinya membaik sehingga diperbolehkan pulang. Sementara Mbah Bejo rencananya akan langsung dimakamkan oleh pihak keluarga.
"Hasil visum tidak ditemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban. Umbi yang ada akan kita kirim ke laboratorium untuk diperiksa kandungannya," katanya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan