Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Satu Desa Tolak Vaksin Covid-19, Alasannya: Tak Diizinkan Dewa
BERITABALI.COM, DUNIA.
Satu desa terpencil di Himalaya, negara bagian Himachal Pradesh, India utara, menolak disuntik vaksin covid-19.
Menyadur Al Jazeera Sabtu (12/6/2021), penduduk desa mengatakan dewa tak menyetujui vaksin.
Hal ini membuat bingung tenaga kesehatan, karena mereka sudah berjalan kaki sejauh 5 km untuk mendirikan kamp vaksinasi tapi hanya segelintir orang yang mendaftar.
Hanya 36 orang yang muncul untuk disuntik, padahal desa itu memiliki lebih dari 2.200 penduduk. Meskipun sedikit, petugas kesehatan mengatakan ini adalah kemenangan besar.
Penduduk Malana enggan mengambil vaksin selama berbulan-bulan karena dewan desa dan otoritas agama menghalangi upaya mereka dengan klaim dewa setempat, yang dikenal sebagai Jagadamani Rishi, tidak setuju.
Tak main-main, butuh sekitar lima bulan bagi mereka untuk melaksanakan ritual, doa dan petisi bagi dewa untuk 'menyampaikan persetujuannya' kepada dewan untuk vaksinasi.
Izin ilahi yang ditunggu itu datang pada pertengahan Mei ketika India sedang mengalami tsunami covid. Meskipun sudah diizinkan dewa, nyatanya hanya 1,8 penduduk desa yang bersedia divaksin.
Mereka mengatakan tak butuh vaksin karena dewa Jagadamani Rishi akan melindungi desa dengan kekuatan ilahi. Takhayul, misinformasi dan keraguan vaksin tidak terbatas pada Malana. Para ahli mengatakan hal semacam ini banyak ditemui di bagian pedesaan di India.
Di negara bagian barat Maharashtra, suku di Palghar percaya bahwa mereka tidak dapat terinfeksi karena mereka bekerja di bawah sinar matahari. Komunitas Potraj di Ghats Barat India mengatakan dewi Kadak Lakshmi menyarankan mereka tidak perlu mengambil vaksin Covid-19.
Di negara bagian timur Jharkhand – juga sebagian besar suku – beberapa orang menolak vaksin dan malah melakukan 'havan', sebuah ritual suci untuk menjauhkan infeksi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan