Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Viral Jalan Kompleks Ditutup, Mau Masuk Bayar Rp20 Ribu
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beredar sebuah video menampilkan seorang warga yang diminta untuk membayar tarif buka pagar di jalan kompleknya.
Video itu dibagikan oleh akun Instagram @kamerapengawas, Kamis (1/7/2021).
Dalam video tersebut, tampak seorang warga yang hendak masuk ke jalan komplek rumahnya.
Akan tetapi, jalan komplek tersebut ditutup pagar karena peraturan RT setempat.
Seorang penjaga pagar tersebut meminta agar warga itu memberikan uang rokok atau tarif sebesar Rp20 ribu.
Kronologi
Berdasarkan unggahan tersebut, awalnya warga itu hendak masuk ke dalam komplek rumahnya yang ditutup pagar oleh RT setempat.
Hal tersebut lantaran peraturan RT setempat karena adanya lockdown lokal.
Unggahan tersebut menyebutkan, lokasi kejadian itu berada di daerah Jalan H. Ismail, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (1/7/2021).
Saat hendak masuk ke dalam kompleknya, si pengendara mobil tersebut dicegat oleh penjaga gerbang komplek itu.
Seorang pria tampak meminta uang rokok atau tarif Rp20 ribu kepada warga yang tinggal di sana.
Pria tersebut meminta warga yang ingin masuk untuk membayar agar dapat dibukakan pagarnya.
"Rumah pengendara mobil tersebut di Jl. H. Ismail yang tertutup pagar dikarenakan lockdown peraturan RT setempat. Dan ada seorang didaerah tersebut yang meminta uang rokok atau tarif 20k kepada warga yang tinggal disana supaya bisa dibukakan pagarnya," tulis akun tersebut.
Dalam video tersebut, si pengendara mobil itu tak terima ketika dirinya diminta untuk membayar lantaran ia warga komplek tersebut.
Namun, pria yang menjaga gerbang itu beralasan hal tersebut untuk menjaga keamanan.
Pria itu pun terus memaksa agar si pengendara mobil memberikannya uang apabila mau dibukakan pagar.
Komentar Warganet
Unggahan tersebut pun mencuri perhatian dari warganet. Mereka ikut berkomentar mengenai kejadian itu.
"Mengambil kesempatan dikala ada musibah adalah seburuk-buruknya manusia," ujar warganet.
"Tuhkan di bisnisin," komentar warganet.
"Bener, Covid jadi buka peluang usaha baru, pantes nggak ilang-ilang," timpal warganet.
"Akibat pandemi kelakuan orang makin parah," kata warganet lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5910 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4633 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2598 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2252 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2212 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan