Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Dokter Diserang Keluarga Pasien Karena Umumkan Kematian
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang dokter di India diserang oleh keluarga pasien saat mengumumkan kematian pasien. Dokter Seuj Kumar Senapati bekerja dipusat perawatan Covid di distrik Hojai, di negara bagian Assam, India timur laut.
Menyadur BBC Selasa (06/07), kerabat pasien sangat marah ketika mendapat kabar keluarganya meninggal. Mereka mulai melempar kursi di sekitar ruangan, memecahkan jendela dan menyerang staf.
Dr. Senapati berlari untuk berlindung, tapi keluarga pasien menemukannya lalu menyerang tanpa ampun hingga ia babak belur, berlumuran darah dan kesakitan.
Sebuah video menunjukkan sekelompok pria menendang Dr. Senapati dan memukul kepalanya dengan pispot kemudian mereka menyeretnya keluar dan terus memukulinya.
"Saya pikir saya tidak akan bertahan," katanya.
Rumah sakit juga tidak siap. Ketika Dr. Senapati diserang, tidak ada yang datang menyelamatkannya karena staf juga dipukuli dan sebagian memilih bersembunyi.
"Pakaian saya sobek, rantai emas saya dirampas dan handphone serta kacamata saya pecah. Tapi setelah sekitar dua puluh menit, saya berhasil kabur," kata Dr. Senapati.
Dia langsung pergi ke kantor polisi setempat dan mendaftarkan pengaduan. Pemerintah negara bagian menjanjikan tindakan cepat dan 36 orang, termasuk tiga anak di bawah umur, telah didakwa atas serangan itu.
Kejadian yang menimpa Senapati bukan yang pertama. Awal tahun ini, keluarga pasien Covid yang meninggal juga menghancurkan properti dan melecehkan staf di Rumah Sakit Apollo di ibu kota, Delhi.
"Kami menemukan bahwa undang-undang yang ada tidak efektif. Butuh undang-undang yang kuat sangat agar orang mengerti ada konsekuensi untuk memukuli dokter," kata Dr. Jayesh Lele, sekretaris jenderal Indian Medical Association (IMA).(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan