Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Anggota Dewan Dukung KDRT, Sebut Suami Boleh Pukul Istri
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang anggota dewan di Uganda dihujat oleh warganya sendiri karena mendukung kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan mengatakan 'kekerasan kadang diperlukan untuk mendisiplinkan istri'.
Menyadur Time Rabu (07/07), politisi bernama Onesimus Twinamasiko ini mengatakan kepada saluran televisi lokal NTV bahwa, “sebagai seorang pria, Anda perlu mendisiplinkan istri Anda.”
"Anda perlu menyentuhnya sedikit, Anda menanganinya, memukulinya entah bagaimana untuk benar-benar mendisiplinkannya."
Anggota parlemen itu sepertinya sedang menanggapi pidato yang diberikan Presiden Uganda, Yoweri Museveni yang mendesak pendeta untuk menghadapi pelaku KDRT dan mendukung korban pelecehan.
Museveni menyebut pria yang memukuli istri mereka sebagai orang “bodoh dan pengecut” namun Twinamasiko mengatakan presiden telah membuat kesalahan atas penilaian itu.
Pernyataan Twinamasiko mengundang kemarahan warga Uganda, di mana angka kekerasan dalam rumah tangga di negara itu cukup tinggi.
Survei Demografi dan Kesehatan 2016 menemukan bahwa 38% wanita berusia antara 15 dan 49 tahun mengalami KDRT fisik atau seksual dan 68% wanita takut pada pasangan.
Diana Kagere dari Pusat Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (CEDOVIP) mengatakan Twinamasiko harus membuat permintaan maaf publik pada para korban KDRT dan mencabut pernyataan itu.
“Sungguh mengejutkan seorang anggota dewan membenarkan kekerasan dengan cara apa pun. Ini tentang kejahatan," katanya kepada BBC.
Anggota masyarakat meminta Twinamasiko untuk mundur, tapi ia membela komentarnya dalam wawancara BBC Focus on Africa dan mengatakan kekerasan membantu menyelesaikan perbedaan dalam pernikahan.
“Ketika seorang pria menampar istri atau ketika seorang istri menampar seorang pria untuk sesuatu yang bisa membuat marah, itu berarti ada transparansi,” katanya.
“Jika istri saya menampar saya, saya akan merasa baik-baik saja, karena dia terbuka, dia transparan dan itu berarti kita perlu menyelesaikan sesuatu.”(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan