Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pipis Sembarangan, Pria Mabuk Tewas Dikoyak Hiu
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pria mabuk tewas dikoyak hiu ketika kencing di dalam air saat sedang berkumpul dengan temannya di pantai Brasil. Pria 51 tahun bernama Marcelo Rocha Santos ini kehilangan tangan dan sebagian kaki.
Menyadur The Sun Rabu (14/07), Santos dilarikan ke rumah sakit di kota sebelah, Recife dan dinyatakan tewas di sana. Peristiwa ini terjadi Sabtu siang hari di pantai Piedade, Jaboatao dos Guararapes, Brasil.
Pantai ini memang dikenal sebagai titik serangan hiu, karena terbuka dan tidak dilindungi oleh terumbu karang. Penjaga pantai tidak dapat mencegah serangan itu.
Saksi mata Edriano Gomes mengatakan Santos masuk ke air sekitar pukul 2 siang, ketika cuaca mendung dan laut berombak. "Teman saya yang berada di laut bersama orang yang diserang," kata Gomes.
"Tiba-tiba, dia melihat pria itu berjuang. Ada banyak darah di dalam air."
Orang lain yang juga berada di dalam air,Ademir Sebastiao da Silva mengatakan orang itu masuk ke air untuk kencing, karena pantai tidak memiliki kamar mandi.
“Saya berada di sampingnya dengan air setinggi pinggang kami,” kata Sebastiao da Silva.
Meskipun tidak diketahui jenis hiu apa yang menyerangnya, para ahli mengatakan kemungkinan itu adalah hiu banteng (Carcharhinus leucas) atau hiu macan (Galeocerdo cuvier).
Serangan hiu juga lebih sering terjadi pada musim ini karena hujan membuat laut lebih keruh.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan