Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
24 Orang Tewas Dalam Insiden Banjir dan Tanah Longsor
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sedikitnya 24 orang tewas akibat tertimpa sebuah tembok yang runtuh setelah hujan daerah mengguyur satu wilayah di India hingga menyebabkan tanah longsor.
Menyadur India Today Senin (19/7/2021), insiden tersebut terjadi pada Minggu (18/7) malam waktu setempat di daerah Chembur dan Vikhroli, Mumbai. Sedikitnya 15 orang tewas di Chembur dan 9 orang di Vikhroli.
Korban tewas di Chembur akibat sebuah dinding rumah runtuh pada 17 Juli dan 18 Juli sekitar pukul 1 pagi waktu setempat.
Menurut Pasukan Tanggap Bencana Nasional (NDRF), tembok itu runtuh karena tanah longsor. Operasi penyelamatan sedang berlangsung dan para korban luka telah dibawa ke rumah sakit.
Sedangkan korban tewas di Vikhroli karena tertimpa puing-puing bangunan rumah. Semua korban tertimpa saat lari menyelamatkan diri. Dua orang terluka dan sudah menjalani perawatan di rumah sakit.
"Tiga mayat telah ditemukan dan lima-enam dikhawatirkan masih terperangkap di puing-puing bangunan yang runtuh di daerah Vikhroli menyusul hujan yang tak henti-hentinya di Mumbai." jelas Wakil Komandan NDRF, Ashish Kumar.
Perdana Menteri Narendra Modi menyampaikan belasungkawa dan mengumumkan bantuan 200.000 rupee (Rp38,8 juta) untuk keluarga korban tewas dan 50.000 rupee (Rp9,7 juta) untuk korban luka-luka.
"Bantuan 2 lakh rupee dari PMNRF (Prime Minister's National Relief Fund) akan diberikan kepada keluarga terdekat dari mereka yang kehilangan nyawa karena runtuhnya tembok di Mumbai. 50.000 rupee akan diberikan kepada mereka yang terluka," kata jelas Narendra Modi.
"Sedih dengan hilangnya nyawa akibat runtuhnya tembok di Chembur dan Vikhroli. Pada saat duka ini, pikiran saya bersama keluarga yang ditinggalkan. Berdoa agar mereka yang terluka segera pulih," kata Perdana Menteri dalam sebuah pernyataan.
Selain tanah longsor, hujan deras telah menyebabkan pemadaman listrik dan mengganggu layanan kereta api di wilayah Mumbai.
Setelah hujan lebat, Western Railway mengumumkan penangguhan layanan di pinggiran kota karena jalur yang tergenang air.
Central Railway juga mengatakan bahwa layanan kereta api di jalur utama ditangguhkan karena genangan air di jalur di Dadar, Parel, Matunga, Kurla, Sion, dan Bhandup.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan