Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Viral Keluarga Pasien Covid-19 Tusuk Perawat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Publik digegerkan dengan video aksi penusukan yang dilakukan oleh keluarga pasien Covid-19 terhadap perawat di RSUD Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Salah satu keluarga pasien mengamuk lantaran anggota keluarganya meninggal dunia dan akan menjalani pemakaman sesuai protokol kesehatan Covid-19.
Video tersebut diunggah oleh salah satu akun Twitter hingga viral di media sosial. Hingga Sabtu (24/7/2021) pagi, video tersebut telah disaksikan ribuan kali.
Dalam video tersebut, tampak keributan terjadi di dalam rumah sakit.
Beberapa perawat mengenakan seragam dan APD lengkap tampak berusaha mencegah keluarga pasien yang melakukan perlawanan.
Terdengar suara jeritan seorang wanita yang terluka dan meminta pertolongan.
Dari informasi yang dihimpun, pasien dilarikan ke IGD RSUD Ambarawa dengan kondisi sudah buruk.
Pihak keluarga menolak pasien dimasukkan ke ruang isolasi hingga nekat memukul perawat.
"Akhirnya pasien meninggal (karena keadaan datang sudah buruk dan IGD penuh)" demikian informasi dari unggahan.
Pihak keluarga semakin mengamuk saat mengetahui pasien harus dimandikan dan dimakamkan dengan prosedur Covid-19.
Salah seorang anggota keluarga mengamuk dan berencana menusuk seorang satpam. Aksi tersebut dicegah oleh perawat yang berada di lokasi.
"Naas si gunting malah kena perawat sampai guntingnya patah," tulisnya.
Hingga berita ini diturunkan, masih mencoba mengonfirmasi kejadian tersebut ke pihak rumah sakit dan kepolisian setempat.
Aksi penusukan terhadap perawat tersebut langsung viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.
Banyak warganet mengecam aksi penusukan yang dilakukan oleh keluarga pasien hingga mendoakan keselamatan perawat yang tertusuk itu.
"Semoga nakes dilindungi," kata seorang warganet.
"Enggak rela kalau cuma diganjar surat maaf berbubuh materai 10.000," ujar warganet lainnya.
"Kebanyakan makan hoaks," timpal warganet lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4641 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan