Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ratusan Tentara AS Tewas Karena Bunuh Diri
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, menyatakan keprihatinannya tentang lonjakan kasus bunuh diri di antara tentara AS. Sorotan ini muncul ketika ia melakukan kunjungan ke pangkalan udara Eielson di Alaska.
Jumlah tentara yang bunuh diri terus meningkat, laporan tahun 2018 menyebut 326 tentara tewas karena bunuh diri. Pada 2020, 385 tentara meninggal karena alasan yang sama, di mana enam di antaranya bunuh diri di Alaska.
"Saya sangat prihatin dengan tingkat bunuh diri, tidak hanya di sini tetapi di seluruh angkatan," kata Austin dalam kunjungannya di pangkalan udara Eielson, Alaska.
“Satu kerugian karena bunuh diri sangat berarti. Sementara kami bekerja keras untuk mengatasi masalah ini, masih banyak yang harus kami lakukan,” tambahnya.
Menurut sumber Pentagon, ketidakpastian kehidupan di militer sangat mempengaruhi hal ini. Di Alaska, pasukan menghadapi cuaca buruk, isolasi geografis dan sosial, serta sering mendapat pelatihan dan penempatan.
Tentara, bersama dengan penduduk sipil negara bagian lainnya, juga menghadapi biaya hidup yang tinggi, penyalahgunaan alkohol dan gangguan tidur.
Dalam kunjungan awal tahun ini ke pangkalan militer Fort Wainwright Alaska, pejabat militer berjanji membuat perubahan untuk meningkatkan kualitas hidup tentara.
Para pemimpin termasuk sekretaris tentara, Ryan McCarthy dan Sersan Mayor Michael Grinston berjanji meningkatkan barak, fasilitas makan dan gym, serta melakukan investasi jangka panjang.
Komandan Angkatan Darat AS Alaska, Mayor Jenderal Peter Andrysiak mengatakan sistem transportasi dipermudah selama musim dingin dan jam operasional gym diperpanjang jadi 24 jam.
Fasilitas makan juga internet turut ditingkatkan dan dana tunjangan makan akan naik sebesar 10%. Austin juga meminta tentara untuk mencari bantuan agar bisa menangani kesehatan mental.
“Kesehatan mental adalah kesehatan, titik … Jadi jika Anda terluka, ada sumber daya yang tersedia. Dan saya tahu bahwa para pemimpin kami di sini berkomitmen untuk membuat sumber daya itu lebih mudah diakses dan tersedia,” katanya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan