Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
18 Buruh Tewas Terlindas Truk Saat Tidur di Pinggir Jalan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebanyak 18 orang tewas terlindas truk saat tidur di pinggir jalan di Ramsanehi Ghat, Barabanki tengah malam.
Menyadur Times of India, Kamis (29/7/2021), truk melaju kencang dan menabrak bus tingkat tanpa ampun.
Bus yang dipadati 140 buruh migran itu sedang mogok dalam perjalanan dari Ludhiana ke Bihar. Mereka berhenti pada tengah malam di Jalan Raya Nasional 28 jalur Barabanki-Ayodhya.
Ketika sopir bus memperbaiki kerusakan, beberapa penumpang tidur di pinggir jalan karena AC rusak dan bus tertutup. Lalu truk datang dengan kecepatan tinggi, menabrak bus dan menggilas orang yang tidur di pinggir jalan.
Korban adalah buruh Bihar yang dipekerjakan di pabrik-pabrik di Ludhiana di Punjab dan Hisar di Haryana.
11 orang meninggal di tempat, tujuh dinyatakan meninggal di rumah sakit kabupaten. Identitas dua orang belum dipastikan dan 11 korban luka dibawa ke Trauma Centre, Lucknow, kata inspektur polisi Yamuna Prasad.
Mishri Lal, 50, yang selamat dari kecelakaan mengatakan dia tertidur di dalam bus ketika tersentak dan gemetar.
"Saya terbangun dan melihat penumpang terlempar ke lantai bus. Ketika berhasil mengeluarkan diri dari reruntuhan, kami melihat tubuh terpotong-potong berserakan di sepanjang jalan dan yang terluka menangis kesakitan."
"Kami mencoba menghentikan kendaraan, tapi tak berhasil. Kemudian kami memblokir jalan dengan mayat, memicu kemacetan. Saat itulah seorang pejalan kaki menelepon polisi," katanya.
Pengadu dalam kasus tersebut dan sesama penumpang, Falgun Sahni, 30 dari Sitamarhi, mengatakan bus itu kelebihan muatan dan setelah porosnya putus, pengemudi meminta uang dari penumpang untuk diperbaiki.
Presiden Ram Nath Kovind, PM Modi, menteri dalam negeri Amit Shah, kepala menteri UP Yogi Adityanath dan Bihar CM Nitish Kumar menyatakan kesedihan atas korban tewas.
"Pemilik dan manajer Rishabh Travels, yang menjalankan bus ber-AC dan pengemudi kedua kendaraan telah dihukum mati karena kelalaian," kata SP Barabanki.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan