Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Gunung Padang, Piramida Kuno Peninggalan Prabu Siliwangi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gunung Padang disebut sebagai situs megalitikum terbesar di Asia Tenggara. Tempat ini terus menjadi PR bagi para pakar arkeologi maupun geologi. Penemuan terus terjadi, tetapi misteri yang terkandung jauh lebih banyak lagi.
Situs Gunung Padang berada di Desa Campaka, Cianjur, Jawa Barat. Tempat ini bak magnet bagi para peneliti yang haus akan ilmu pengetahuan baru. Misteri-misterinya belum terkuak seutuhnya. Masih banyak tanda tanya yang harus dijawab.
Pada masa Kolonial Belanda, situs Gunung Padang pertama kali ditemukan. Dalam catatan Buletin Dinas Kepurbakalaan masa itu, mengungkap keberadaan situs punden berundak itu tepat 1 abad silam.
Situs ini sempat diabaikan, tetapi pada awal dekade 80-an, Pusat Arkeologi Nasional kembali menguak misteri pada tumpukan batu dengan ketinggian 900 meter di atas permukaan laut itu.
Tak hanya arkeolog dan geolog yang tertarik pada situs ini, sejumlah kelompok masyarakat pun turut memberi pendapat. Mereka percaya, bahwa Gunung Padang merupakan situs pemujaan yang merupakan petilasan Prabu Siliwangi.
Dilansir dari liputan6.com, situs itu disebut sebagai bukti nyata tingginya peradaban Sunda Kuno pada era kejayaan Kerajaan Pajajaran.
Baru-baru ini arkeolog mengungkap bahwa situs Gunung Padang merupakan piramida yang terkubur. Dengan uji karbon dating disebutkan bahwa situs ini sudah ada sejak 8.000 tahun sebelum masehi.
Fakta tersebut tentu mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, Piramida Giza di Mesir, yang disebut paling tua saja, usianya 2500 tahun sebelum masehi. Keterpautan waktu yang cukup jauh itu tentu menyedot banyak perhatian dunia.
Situs Gunung Padang tak hanya berfungsi sebagai "sekolah" bagi para ilmuwan. Ia juga merupakan kekayaan Nusantara yang tak ternilai harganya. Yang pasti, situs ini merupakan warisan nenek moyang yang harus dijaga.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan