Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Roti Rendah Kalori Ini Dibungkus dengan Kemasan Six Pack
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Perut dengan otot yang kuat dan terbentuk six pack seringkali jadi idaman banyak orang. Tak jarang bentuk perut yang kotak-kotak ini pun disebut dengan roti sobek.
Penyebutan six pack sebagai roti sobek ini pun bukan tanpa alasan. Pasalnya, otot perut yang menonjol membentuk seperti roti sobek yang banyak dijual di pasaran.
Siapa sangka, rupanya ada roti yang terinspirasi dari perut six pack. Hal ini tampak dalam unggahan akun Twitter @ndageis yang jadi viral di sosial media.
Dalam unggahan tersebut tampak sebuah roti dengan kemasan yang jenius. Desain kotak kemasan itu seperti seseorang yang membuka sedikit bajunya untuk menampakkan roti sobek atau six pack di perutnya.
Rupanya roti sobek six pack itu adalah produk dari WuPaochun Bakery di Taichung, Taiwan. Melansir dari Must Share News, roti ini adalah makanan rendah kalori.
Roti ini disebut lebih sehat karena dibuat dari tepung gandum yang diimpor dari Jepang. Selain itu, makanan ini juga mengandung 40 persen gula yang lebih sedikit.
Satu kemasan roti rendah kalori ini berisi 6 roti dengan warna yang cantik dan menggoda. Tak heran, produk ini viral bukan hanya karena kemasan yang unik namun juga tampilan rotinya yang menarik serta lebih sehat.
Kemasan roti six pack ini disebut sebagai strategi pemasaran yang sangat jenius. Pasalnya, banyak orang yang ingin membeli roti dengan kemasan unik tersebut.
Cuitan tentang roti rendah kalori dengan kemasan six pack ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
"Roti sobek yang ini tidak membuat dosa kalau dipandang tapi membuat kenyang kalau dimakan," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Gokil! Salut banget sama orang-orang yang ngide di balik desain kemasan ini. Sumpah keren banget," ujar warganet ini.
"Strategi pemasarannya mantep banget. Jadi penasaran pengen beli tapi di Indonesia nggak ada," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Senin (16/8/2021), cuitan ini sudah disukai sebanyak lebih dari 5 ribu akun di Twitter.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5893 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2232 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan