Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Viral Menu Sarapan Ala Bule Versi Kaki Lima
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah video yang memperlihatkan oedagang kaki lima yang menjual menu sarapan ala bule viral di media sosial. Dalam video yang diunggah oleh sebuah akun Tiktok, disebut bahwa pedagang sarapan ala bule itu berada di Madiun, Jawa Timur. Dalam video itu, terlihat sebuha gerobak berwarna merah dikelilingi pembeli yang sedang menikmati makanan sambil duduk di tikar yang disediakan oleh penjual.
Menu makanan yang dijual adalah menu sarapan ala bule, berupa kentang goreng, omelet telur bertabur keju parut, roti bakar, serta salad sayuran segar. Beberapa jenis saus juga disediakan untuk melengkapi menu sarapan tersebut.
Lokasi gerobak penjual menu sarapan ala bule tersebut berada di Taman olahraga Gulun, Madiun. Sambil menikmati sarapan yang lezat dan bergizi itu, para pembeli bisa cuci mata melihat pemandangan hijaunya rerumputan.
Antrean pembeli di gerobak kaki lima itu disebut akan membeludak ketika akhir pekan tiba. Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Beberapa dari mereka memberikan testimoni tentang makanan tersebut.
"Min makan ala bule di Gulun enak. Kalau Minggu rame banget antreannya," tulis salah seorang warganet.
"Sumpah ini murah anget, enak cuma 15 ribu," sahut warganet lain.
"Minyaknya juga bersih banget," komentar seorang warganet.
"Favorit sehabis olahraga," tulis warganet lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan