Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Ini Jumlah Konsumsi Garam
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tekanan darah tinggi atau hipertensi termasuk kondisi yang bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan berbahaya, seperti penyakit jantung. Tekanan darah tinggi ini bisa diobati dengan obat-obatan.
Tapi, pengobatan yang paling efektif untuk mencegah dan mengurangi tekanan darah tinggi adalah mengubah pola makan Anda.
Tekanan darah tinggi sendiri memiliki gejala yang sangat sedikit dan terkadang samar, sehingga sulit untuk dideteksi sejak dini. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko serangan jantung maupun stroke bila diabaikan.
Selain itu, tekanan darah tinggi juga bisa meningkatkan risiko kegagalan organ, termasuk penyakit ginjal dan kebutaan. Karena itu, Anda perlu memastikan tekanan darah tinggi ini tidak menyebabkan masalah kesehatan yang lebih berbahaya.
Sebaliknya, Anda harus memeriksakan tekanan darah secara teratur oleh dokter. Terutama, bila Anda termasuk orang yang berisiko mengalami tekanan darah tinggi, seperti kelebihan berat badan, perokok atau riwayat keluarga dengan penyakit jantung.
Jika Anda berusia 40 tahun ke atas, NHS mengatakan Anda harus memeriksakan tekanan darah tinggi Anda setiap 5 tahun. Di sisi lain, Anda bisa menjalani pengobatan alami untuk mengatasi tekanan darah tinggi.
Diet DASH (DASH singkatan dari Dietary Approaches to Stopping Hypertension) mengatakan membatasi asupan garam cukup satu sendok sehari bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Namun, mereka menganjurkan untuk makan kurang dari satu sendok teh garam setiap hari.
Karena dilansir dari Express, Anda disarankan untuk mengurangi natrium atau garam secara bertahap. Caranya dengan membatasi diri dengan makan cukup satu sendok teh garam sehari.
Kemudian, kurangi asupan garam Anda menjadi dua pertiga sendok teh jika sudah terbiasa dengan makanan yang kurang asin. Tapi, Anda juga harus ingat bahwa banyak makanan kemasan yang mengandung natrium cukup tinggi, seperti makanan siap saji dan saus.
Selain mengurangi garam, diet DASH juga menyarankan Anda harus makan banyak sayuran, mengurangi asupan mentega atau margarin dan membatasi asupan daging yang tidak lebih dari 170 gram per hari untuk menurunkan tekanan darah tinggi.
Diet DASH mendorong Anda untuk makan biji-bijian serta mencoba menjalani lebih banyak pola makan nabati.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1980 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1836 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1743 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1531 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun